MANADOPOST.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengambil keputusan yang mengejutkan publik, Minggu (21/7) waktu setempat.
Biden mengumumkan bahwa dirinya akan mengakhiri kampanye pemilihan presiden AS.
Dia juga akan mengakhiri karir politiknya yang sudah berlangsung selama setengah abad.
Keputusan mengejutkan ini terjadi hanya empat bulan sebelum Hari Pemilihan Pilpres.
Biden, 81 tahun, tidak dapat membalikkan sentimen yang berkembang di dalam partainya bahwa ia terlalu lemah untuk menjabat dan ditakdirkan untuk kalah dari Donald Trump pada bulan November.
“Meskipun saya berniat untuk mencalonkan diri kembali, saya yakin ini demi kepentingan terbaik partai dan negara saya jika saya mundur dan fokus hanya pada memenuhi tugas saya sebagai Presiden selama sisa masa jabatan saya,” tulis Biden dalam surat yang diposting dirinya di berbagai media sosial.
Biden juga berterima kasih kepada Wakil Presiden Kamala Harris karena menjadi mitra yang luar biasa.
Namun Biden tidak mendukungnya untuk menjadi pengganti sebagai calon presiden dari Partai Demokrat dalam suratnya.
Biden sebelumnya menghabiskan 36 tahun di Senat AS mewakili negara kecil Delaware. Ia menjadi ketua komite Kehakiman dan Hubungan Luar Negeri yang berkuasa. Dan dia menjabat delapan tahun sebagai wakil presiden Barack Obama.
Keputusan Biden untuk keluar dari pemilu kurang dari sebulan sebelum konvensi partainya dan beberapa bulan sebelum pemilih menuju tempat pemungutan suara belum pernah terjadi sebelumnya di era politik modern.
Lalu siapa yang akan mengganti Biden mewakili Partai Demokrat? (tkg)
Editor : Kenjiro Tanos