Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Olimpiade ternyata Ritual Keagamaan untuk Menghormati Zeus Dewa Utama Mitologi Yunani, ini Cabang Olahraga Pertama Waktu Olimpiade Kuno Berlangsung

Grand Regar • Minggu, 11 Agustus 2024 | 07:21 WIB

Stadion Olimpiade kuno di Olympia, Yunani
Stadion Olimpiade kuno di Olympia, Yunani
MANADOPOST.ID-Banyak orang mungkin sudah tahu bahwa Olimpiade berasal dari Yunani kuno, tetapi sedikit yang menyadari bahwa acara tersebut pada awalnya lebih berfokus pada ritual keagamaan daripada olahraga.

Pertandingan Olimpade diadakan untuk menghormati Zeus, dewa utama dalam mitologi Yunani, dan pemenang dianggap telah diberkati oleh para dewa.

Olimpiade berawal dari tradisi kuno di Olympia, Yunani. Tempat ini bukanlah kota, melainkan kawasan suci yang digunakan untuk kompetisi olahraga.

Nama Olimpiade diambil dari lokasi tersebut. Kompetisi ini pertama kali disebutkan dalam tulisan pada tahun 776 SM.

Olimpiade kuno berlangsung selama lima hari penuh dan mempertandingkan berbagai cabang olahraga seperti lari, lompat, lempar, tinju, gulat, pankration, dan balap kereta.

Tidak seperti Olimpiade modern di mana pemenang sering menerima medali emas dan hadiah uang, pemenang Olimpiade kuno hanya mendapatkan mahkota dari daun zaitun. Penghargaan tersebut lebih bersifat simbolis sebagai tanda kehormatan dan kemuliaan daripada materi.

Korupsi dan kecurangan bukanlah fenomena baru di dunia olahraga. Pada Olimpiade kuno, beberapa atlet dan pelatih terlibat dalam praktik suap dan kecurangan, seperti membayar lawan untuk mengalah atau menggunakan sihir untuk meningkatkan performa mereka.

Olimpiade kuno diadakan setiap empat tahun selama hampir 1200 tahun sebelum akhirnya dihentikan oleh Kaisar Romawi Theodosius I pada tahun 393 M.

Kaisar tersebut memandang Olimpiade sebagai acara pagan yang bertentangan dengan nilai-nilai Kekristenan yang sedang berkembang saat itu.

Meskipun banyak orang mengetahui bahwa Olimpiade modern dimulai pada tahun 1896 di Athena, mereka mungkin tidak tahu bahwa upaya untuk menghidupkan kembali Olimpiade sebenarnya dimulai beberapa dekade sebelumnya. Upaya ini termasuk berbagai kompetisi atletik internasional yang diadakan di Eropa pada pertengahan abad ke-19.

Salah satu fakta yang jarang diketahui adalah bahwa meskipun Olimpiade kuno hanya diikuti oleh pria, ada festival serupa untuk wanita yang disebut Heraia. Heraia diadakan untuk menghormati Hera, istri Zeus, dan melibatkan lomba lari untuk wanita muda.

Perempuan baru diizinkan untuk berpartisipasi dalam Olimpiade modern pada tahun 1900, tetapi peran mereka sangat terbatas. Awalnya, mereka hanya diizinkan untuk berkompetisi dalam beberapa cabang olahraga seperti tenis dan golf.

Olimpiade telah dihentikan sebanyak tiga kali dalam sejarah modernnya karena perang dunia. Olimpiade 1916 dibatalkan karena Perang Dunia I, sementara Olimpiade 1940 dan 1944 dibatalkan karena Perang Dunia II. Ini menunjukkan betapa rapuhnya penyelenggaraan acara internasional ini di tengah gejolak politik global.(gnr)

Editor : Grand Regar
#zeus #Olimpiade #kuno #modern #dewa #cabang olahraga #Yunani #mitologi #olimpia #ritual keagamaan #Dewa Zeus #sejarah