Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pembatalan Penerbangan Inggris-Tel Aviv, British Airways dan Wizz Air Tangguhkan Operasi akibat Eskalasi Konflik

Kenjiro Tanos • Minggu, 25 Agustus 2024 | 22:28 WIB
Orang-orang memegang plakat selama unjuk rasa di Tel Aviv, Israel (Hannibal hanschke/EPA)
Orang-orang memegang plakat selama unjuk rasa di Tel Aviv, Israel (Hannibal hanschke/EPA)

MANADOPOST.ID - Penerbangan antara Inggris dan Tel Aviv mengalami pembatalan setelah eskalasi permusuhan di wilayah tersebut meningkat dalam semalam.

Maskapai-maskapai besar telah mengambil langkah preventif untuk mengutamakan keselamatan penumpang dan kru mereka di tengah situasi yang semakin memburuk di Timur Tengah.

British Airways, salah satu maskapai utama Inggris, mengumumkan penghentian sementara penerbangan antara Bandara Heathrow di London dan Bandara Ben Gurion di Tel Aviv.

Pembatalan ini berlaku mulai Minggu hingga Rabu, dengan pihak maskapai menyatakan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi keselamatan terkini dan risiko yang terkait dengan kondisi keamanan di Israel.

Selain British Airways, maskapai Eropa lainnya, Wizz Air, juga mengumumkan langkah serupa.

Dalam pernyataan resminya, Wizz Air menyampaikan bahwa mereka menangguhkan sementara penerbangan ke dan dari Israel karena meningkatnya situasi di wilayah tersebut.

Maskapai ini menambahkan bahwa mereka terus memantau perkembangan dan akan mengambil keputusan berdasarkan informasi terbaru terkait situasi keamanan.

Pembatalan penerbangan ini menjadi bagian dari respons global terhadap ketidakstabilan yang tengah berlangsung di kawasan tersebut.

Konflik yang semakin memanas telah mempengaruhi tidak hanya aspek keamanan di daratan, tetapi juga transportasi udara, dengan maskapai-maskapai lainnya kemungkinan akan mengikuti langkah serupa jika kondisi tidak menunjukkan perbaikan.

Keputusan untuk menunda penerbangan menambah lapisan tantangan baru bagi pelancong dan warga yang ingin kembali ke negara asal atau melakukan perjalanan penting.

Meski demikian, langkah ini dianggap sebagai langkah bijaksana untuk meminimalkan potensi risiko yang dapat timbul dari situasi yang tak menentu di wilayah konflik. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
#british airways #tel aviv #Israel