MANADOPOST.ID - Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) melaporkan bahwa salah satu ambulans mereka ditembaki oleh pasukan Israel di Jenin, sebuah kota yang telah menjadi titik panas dalam konflik yang sedang berlangsung.
Insiden ini terjadi di tengah serangan brutal yang dilaporkan telah menyebabkan jatuhnya sejumlah korban di kalangan warga Palestina, serta mengakibatkan pemutusan aliran listrik dan telekomunikasi di wilayah tersebut.
Menurut pernyataan PRCS, meskipun kedatangan ambulans tersebut telah dikoordinasikan sebelumnya dengan pihak-pihak terkait, kendaraan medis itu tetap menjadi sasaran tembakan.
Hal ini menambah daftar panjang insiden yang menunjukkan betapa berbahayanya situasi bagi petugas medis yang bekerja di daerah konflik.
Sejak 7 Oktober, PRCS mengungkapkan bahwa petugas medis mereka telah berulang kali menjadi sasaran serangan saat bertugas di Tepi Barat yang diduduki oleh Israel.
Dalam periode ini, sedikitnya 22 petugas medis dari organisasi tersebut telah tewas, menyoroti risiko tinggi yang dihadapi oleh mereka yang berupaya memberikan pertolongan di tengah situasi yang sangat tidak stabil ini.
Kejadian seperti ini meningkatkan kekhawatiran internasional tentang pelanggaran hukum humaniter di wilayah yang dilanda konflik berkepanjangan tersebut. (tkg)
Editor : Kenjiro Tanos