Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Mogok Kerja di Bandara Ben Gurion Diperpanjang: Respons Terhadap Seruan Serikat Buruh Israel

Kenjiro Tanos • Senin, 2 September 2024 | 16:50 WIB
Penumpang menunggu penerbangan di bandara Ben Gurion di Tel Aviv selama pemogokan nasional pada 2 September 2024 [Gil Cohen-Magen/AFP]
Penumpang menunggu penerbangan di bandara Ben Gurion di Tel Aviv selama pemogokan nasional pada 2 September 2024 [Gil Cohen-Magen/AFP]

MANADOPOST.ID - Pagi ini, bandara Ben Gurion di Tel Aviv menjadi saksi aksi mogok kerja selama dua jam yang diinisiasi oleh para pekerja dan perusahaan penerbangan sipil.

Namun, aksi yang awalnya direncanakan berlangsung singkat ini, kini diputuskan untuk diperpanjang. Keputusan ini diambil sebagai tanggapan atas seruan dari serikat buruh utama Israel, Histadrut, yang mendesak aksi mogok umum nasional pada hari ini.

Latar belakang aksi mogok ini adalah ditemukannya jenazah enam tawanan di Gaza pada hari Sabtu, yang memicu seruan untuk menekan pemerintah agar segera mencapai kesepakatan dengan Hamas guna membebaskan tawanan yang masih tersisa.

Serikat buruh Histadrut melihat ini sebagai momen krusial untuk mempengaruhi keputusan pemerintah melalui aksi kolektif yang melibatkan berbagai sektor di Israel.

Media Israel Ynet News melaporkan bahwa meskipun ada aksi mogok, tujuh penerbangan diizinkan untuk lepas landas dari bandara Ben Gurion.

Namun, penerbangan terjadwal lainnya tetap dibatalkan, menunjukkan dampak signifikan dari aksi mogok ini terhadap operasi bandara.

Dengan perpanjangan aksi mogok ini, bandara Ben Gurion akan menghadapi gangguan yang lebih lama, yang berpotensi memengaruhi ribuan penumpang.

Seruan untuk aksi ini mencerminkan ketegangan yang semakin meningkat di Israel terkait situasi di Gaza dan upaya untuk membebaskan tawanan yang masih tertahan. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
#Bandara #serikat buruh #Israel