Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Hezbollah Luncurkan Serangan Roket ke Pangkalan Militer Israel di Ilania, Balasan atas Serangan di Lebanon dan Palestina

Kenjiro Tanos • Jumat, 4 Oktober 2024 | 15:46 WIB
Kelompok Hizbullah Lebanon (Istimewa)
Kelompok Hizbullah Lebanon (Istimewa)

MANADPPOST.ID - Kelompok militan Lebanon, Hezbollah, mengklaim telah meluncurkan serangan roket terhadap pangkalan militer Ilania di Israel utara, sebagai tanggapan langsung atas operasi militer Israel yang sedang berlangsung di Lebanon dan Palestina.

Serangan tersebut terjadi pada pukul 10:20 pagi waktu setempat (07:20 GMT), menurut pernyataan yang dirilis melalui saluran resmi Hezbollah di aplikasi pesan Telegram.

"Hezbollah mengebom pangkalan militer Ilania di Israel utara pada pukul 10:20 pagi sebagai tanggapan atas serangan Israel yang terus berlangsung terhadap rakyat Lebanon dan Palestina," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Hezbollah menegaskan bahwa serangan itu merupakan tindakan balasan terhadap serangan udara dan artileri Israel yang telah menargetkan wilayah Lebanon selatan dalam beberapa pekan terakhir, serta serangan berkelanjutan terhadap wilayah Palestina yang dikuasai oleh kelompok perlawanan.

Meskipun serangan roket tersebut mengarah pada pangkalan militer yang menjadi sasaran, tidak ada laporan langsung tentang korban jiwa atau kerusakan material yang signifikan. Otoritas Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait dampak serangan ini, dan kondisi di wilayah sekitar pangkalan militer Ilania masih belum jelas.

Serangan ini merupakan bagian dari meningkatnya eskalasi konflik di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel, yang telah menyaksikan serangkaian serangan balasan antara Hezbollah dan militer Israel dalam beberapa minggu terakhir.

Ketegangan ini terus meningkat sejak awal serangan Israel ke berbagai titik di Lebanon selatan, yang dianggap oleh Israel sebagai upaya untuk menekan kegiatan militan Hezbollah di wilayah tersebut.

Hezbollah, yang memiliki pengaruh kuat di Lebanon dan dukungan dari Iran, telah lama menjadi musuh utama Israel di wilayah tersebut.

Dalam beberapa dekade terakhir, kelompok ini telah terlibat dalam sejumlah konflik dengan Israel, dan serangan roket ini menambah daftar panjang aksi kekerasan yang melibatkan kedua belah pihak.

Sementara itu, situasi di Lebanon sendiri terus memburuk di tengah ketidakstabilan politik dan ekonomi, dengan penduduk yang semakin terperangkap di antara aksi kekerasan dan operasi militer.

Serangan roket dari Hezbollah ini menunjukkan bahwa kelompok tersebut tetap bersikap agresif dalam menghadapi serangan-serangan Israel, sekaligus memperkuat posisinya sebagai aktor penting dalam dinamika konflik regional.

Dengan semakin banyaknya insiden kekerasan seperti ini, ketegangan di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel diperkirakan akan terus memanas, dan risiko eskalasi lebih lanjut tampaknya semakin sulit dihindari.

Baik Israel maupun Hezbollah tampak bertekad untuk melanjutkan aksi balasan mereka, menciptakan potensi konflik skala penuh yang bisa berdampak luas pada stabilitas kawasan Timur Tengah. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
#lebanon #pangkalan militer #Hezbollah #Israel