Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Komite Palang Merah Internasional: Gelombang Panggilan Darurat Membludak Setelah Perintah Evakuasi Israel di Gaza Utara

Kenjiro Tanos • Sabtu, 12 Oktober 2024 | 15:30 WIB
Serangan udara yang dilakukan Israel di Gaza Utara.
Serangan udara yang dilakukan Israel di Gaza Utara.

MANADOPOST.ID - Komite Palang Merah Internasional (ICRC) melaporkan bahwa mereka kewalahan dengan jumlah panggilan darurat yang diterima setelah militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi untuk Gaza utara pada hari Jumat (11/10), yang kemudian diperparah dengan perintah tambahan di pagi hari.

Perintah evakuasi ini telah memicu gelombang kekhawatiran dan ketidakpastian di antara warga Palestina yang kini terjebak dalam situasi yang semakin genting di tengah konflik yang berlangsung.

Sarah Davies, juru bicara ICRC, dalam pesan video yang disampaikan langsung dari Gaza, mengungkapkan betapa putus asanya warga Palestina yang terdampak. “Mereka memberi tahu kami bahwa mereka takut dan putus asa.

Banyak yang memohon kepada kami dan menanyakan ke mana mereka dapat pergi, apa yang harus mereka lakukan, dan di mana mereka dapat menemukan tempat yang aman bagi diri mereka sendiri dan keluarga mereka,” ujar Davies.

Lebih lanjut, Davies mengungkapkan bahwa para orang tua adalah kelompok yang paling panik dan tak berdaya, banyak dari mereka menghubungi ICRC untuk meminta bantuan dasar. Mereka memohon tenda, makanan, air bersih, dan barang-barang penting lainnya seperti popok untuk bayi mereka.

"Anak-anak ini tidak pernah mengenal masa damai atau saat-saat di mana pertempuran berhenti," tambah Davies, menggambarkan kondisi psikologis dan fisik anak-anak yang tumbuh di tengah kekacauan yang tiada henti.

ICRC juga memperingatkan bahwa ratusan ribu orang kini terdampak oleh perintah evakuasi paksa terbaru ini, yang hanyalah satu dari sekian banyak perintah serupa yang telah dikeluarkan.

"Keluarga-keluarga di Gaza berada di titik kritis," kata Davies, menekankan bahwa banyak dari mereka telah kehabisan pilihan untuk bertahan hidup di tengah serangan berkelanjutan yang menghantam berbagai bagian Gaza.

Krisis kemanusiaan ini semakin mendesak, dengan semakin sulitnya menemukan tempat yang aman di tengah pertempuran yang terus berkecamuk dan serangan udara yang kerap menghantam wilayah-wilayah yang bahkan telah ditetapkan sebagai zona evakuasi.

Selain itu, infrastruktur Gaza yang sudah rapuh semakin runtuh di bawah tekanan, memperburuk situasi bagi penduduk sipil yang menghadapi kekurangan pasokan medis dan kebutuhan dasar lainnya.

Konflik ini telah meninggalkan jejak kehancuran yang mendalam di Gaza, dan perintah evakuasi terbaru ini menambah penderitaan penduduk yang sudah berjuang untuk bertahan hidup. Bantuan kemanusiaan sangat diperlukan, namun dengan akses terbatas dan situasi yang semakin tidak menentu, upaya untuk membantu mereka yang paling membutuhkan menjadi semakin sulit. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
#Komite Palang Merah Internasional #Israel #Gaza Utara