Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kampong Ayer, Kota Terapung Unik di Brunei Darussalam dan Pemukiman di Atas Air Terbesar di Dunia

Fandy Gerungan • Selasa, 11 Februari 2025 | 13:32 WIB
Ilustrasi Kampong Ayer. (Bing)
Ilustrasi Kampong Ayer. (Bing)

MANADOPOST.ID--Kampong Ayer adalah salah satu keajaiban budaya dan sejarah yang unik di Brunei Darussalam. Dikenal sebagai "Kota Terapung," Kampong Ayer telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Brunei selama lebih dari 1.000 tahun.

Saat ini Kampong Ayer dihuni oleh kurang lebih 20.000 pendududuk, yang tersebar di sekitar 40 desa-desa kecil. Hal ini membuat tempat ini menjadi pemukiman di atas air terbesar di dunia.

Dengan rumah-rumah tradisional yang berdiri di atas tiang kayu di perairan Sungai Brunei, pemukiman ini menawarkan pengalaman budaya yang khas dan menjadi simbol warisan bangsa.

Kampong Ayer telah ada sejak zaman Kesultanan Brunei awal dan pernah menjadi pusat perdagangan dan pemerintahan. Pada masa kejayaannya, Kampong Ayer dihuni oleh lebih dari 30.000 penduduk dan menjadi salah satu pemukiman terapung terbesar di dunia.

Hingga saat ini, Kampong Ayer masih berfungsi sebagai tempat tinggal bagi ribuan orang yang menjalankan kehidupan sehari-hari mereka di atas air.

Meskipun berada di atas air, Kampong Ayer memiliki semua fasilitas modern yang diperlukan, termasuk sekolah, klinik, masjid, toko, kantor kepolisian serta jaringan listrik dan air bersih.

Transportasi utama di pemukiman ini menggunakan perahu taksi yang menghubungkan setiap bagian kampung dengan daratan utama Bandar Seri Begawan, ibu kota Brunei.

Rumah-rumah di Kampong Ayer dibangun dengan gaya arsitektur tradisional Brunei, menggunakan kayu sebagai bahan utama. Meskipun mempertahankan desain klasik, banyak rumah telah dimodernisasi dengan fasilitas listrik, internet, dan perlengkapan modern lainnya.

Kampong Ayer bukan hanya sekadar pemukiman, tetapi juga simbol identitas dan warisan budaya Brunei Darussalam.

Pemerintah terus berupaya menjaga dan mengembangkan kampung ini agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, tanpa menghilangkan nilai sejarah dan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Kampong Ayer adalah bukti nyata bagaimana tradisi dan modernitas dapat berjalan beriringan. Dengan sejarahnya yang kaya, kehidupan yang unik, dan daya tarik budayanya, Kampong Ayer tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari jati diri Brunei Darussalam. (*)

Editor : Clavel Lukas
#Kampong ayer #Brunei Darusalam