Dalam pidatonya, Khamenei menyatakan bahwa Iran "tidak akan menyerah kepada siapa pun" dan menegaskan bahwa rakyat Iran "tidak merespons dengan baik terhadap bahasa ancaman". Peringatan keras pun dilayangkan terhadap kemungkinan intervensi militer Amerika Serikat.
“Setiap langkah militer dari Amerika akan membawa konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki,” ujarnya tegas.
Ia juga menyinggung aksi-aksi militer Israel terhadap Iran, yang disebutnya sebagai "kesalahan besar" yang tengah dibalas dan akan mendapat kelanjutan. “Ada rencana untuk tindakan lanjutan,” tambahnya tanpa merinci lebih jauh.
Khamenei menuding bahwa keterlibatan AS dalam konflik kawasan adalah bukti lemahnya Israel. “Campur tangan Amerika menunjukkan kelemahan dan ketidakmampuan Israel dalam menghadapi situasi ini secara mandiri,” katanya.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, terutama setelah serangkaian bentrokan antara Iran dan Israel yang diduga saling melakukan serangan udara dan siber dalam beberapa pekan terakhir.(***)
Editor : Tanya Rompas