Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Israel Lancarkan Serangan Udara Besar ke Iran, Puluhan Tewas dan Ribuan Mengungsi

Kenjiro Tanos • Sabtu, 21 Juni 2025 | 22:45 WIB
Seorang pria yang terluka mendapat pertolongan di lokasi ledakan di pusat kota Teheran (Majid Khahi/ISNA via AP)
Seorang pria yang terluka mendapat pertolongan di lokasi ledakan di pusat kota Teheran (Majid Khahi/ISNA via AP)

MANADOPOST.ID - Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke sejumlah wilayah di Iran pada Jumat dini hari, 13 Juni, yang menewaskan puluhan warga sipil, sejumlah komandan militer, dan ilmuwan nuklir.

Serangan tersebut menandai eskalasi tajam dalam ketegangan regional dan memicu kekhawatiran akan pecahnya perang besar di Timur Tengah.

Serangan dimulai sekitar pukul 03.00 waktu setempat, ketika jet tempur dan drone Israel menggempur puluhan target strategis di seluruh Iran.

Selain itu, quadcopter bermuatan bahan peledak dan rudal antibenteng Spike dilaporkan diluncurkan dari dalam wilayah Iran oleh agen-agen Israel.

Di ibu kota Teheran, beberapa bangunan tempat tinggal hancur, termasuk gedung-gedung bertingkat yang menampung akademisi universitas.

Lokasi militer, baterai pertahanan udara, serta fasilitas penunjang program nuklir Iran di Natanz, provinsi Isfahan, turut menjadi sasaran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan parah dan korban jiwa dalam jumlah besar.

Sebagai respons, Iran mulai meluncurkan ratusan rudal dan drone ke arah Israel pada malam yang sama. Hingga sepekan setelah serangan, setidaknya 16 serangan balasan telah dilakukan Iran, sementara otoritas di Teheran menyatakan akan terus membalas selama serangan Israel berlanjut.

Situasi semakin memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dukungan terbuka kepada Israel.

Washington dilaporkan telah menyuplai Israel dengan amunisi canggih, armada pengisian bahan bakar, serta dukungan intelijen. Keterlibatan langsung AS memicu kekhawatiran akan pecahnya perang regional yang lebih luas.

Di Teheran, serangan lanjutan Israel pada siang hari mengguncang ibu kota dan menebar kepanikan di kalangan warga.

Banyak penduduk mendengar ledakan dalam jarak dekat dan menyaksikan asap membumbung dari lokasi-lokasi yang terkena serangan.

Akibatnya, jalan-jalan dipenuhi kendaraan yang mengungsi, sementara stasiun pengisian bahan bakar dibanjiri antrean panjang.

Pemerintah Iran membuka stasiun metro dan masjid sebagai tempat perlindungan darurat, karena infrastruktur perlindungan sipil khusus tidak tersedia meski ancaman perang telah lama membayangi.

Seiring meningkatnya intensitas serangan, ribuan warga memilih meninggalkan kota. Akses keluar dari Teheran padat, dan suasana mencekam masih menyelimuti wilayah ibu kota.

Konflik ini dipandang sebagai eskalasi paling serius dalam hubungan Iran-Israel dalam beberapa tahun terakhir, dan komunitas internasional menyerukan agar kedua belah pihak menahan diri untuk mencegah meluasnya konflik di kawasan. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
#serangan israel #Iran serang Israel #Teheran