Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pedagang Reaktif Masih Berjualan, Langsung Dijemput Tim Satgas

Clavel Lukas • Jumat, 29 Mei 2020 | 13:48 WIB
Ilustrasi. (Dok MP)
Ilustrasi. (Dok MP)
MANADOPOST.ID--Klaster Pasar Pinasungkulan penyumbang terbanyak kasus Covid-19 di Kota Manado. Hal ini disebabkan ada pedagang yang di rapid test reaktif tetapi masih berjualan di pasar. Hal ini dibenarkan Juru Bicara Satgas Covid Sanil Marentek, Kamis (28/5) kemarin. Menurut dia, Satgas Covid 19 Kota Manado melakukan evakuasi pedagang reaktif Covid 19 di pasar, usai dinyatakan reaktif setelah dilakukan rapid test beberapa waktu lalu, namun masih aktif berjualan di pasar. Dia mengatakan, sekira 9 orang penjual terkonfirmasi reaktif Covid 19, oleh satgas diberikan edukasi dan bersedia melakukan isolasi mandiri. "Satgas telah memberikan edukasi dan sosialisasi, yang bersangkutan menerima dan bersedia melakukan isolasi mandiri di rumah," ujarnya. Ia juga menambahkan, masih ada satu orang yang berjualan namun hari ini sudah evakuasi ke tempat karantina di Bapelkes. "Satgas sudah menjemput pedagang yang berjualan dan langsung di Karantina di Bapelkes," sebutnya. Hal ini mendapatkan tanggapan Anggota DPRD Kota Manado Jurani Rurubua. Dia mengatakan, Satgas Covid-19 harus tegas kepada warga dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test. "Jangan sampai mereka berjualan. Karena kalau dinyatakan reaktif harus melakukan isolasi mandiri selama 12 hari supaya tidak menulari orang lain," ungkapnya. Menurut dia, pemerintah juga harus proaktif. Kalau ada warga dinyatakan reaktif harus diberikan bantuan makanan. Supaya mereka tidak keluar rumah. "Kalau tidak diberikan bantuan makanan, maka mereka akan berjualan untuk menafkai kehidupan setiap hari. Kita semua harus memberikan support dan edukasi kepada warga yang dinyatakan reaktif supaya mereka bisa diisolasi mandiri," pungkasnya. (ite) Editor : Clavel Lukas
#Covid-19 #Rapid Tes #virus corona #Pedagang Reaktif