MANADOPOST.ID-Dari 2.047 unit rumah yang berdiri di relokasi Bencana Padu yang sudah ditempati secara permanen kurang lebih 400 unit. Hal ini diungkapkan Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado Peter Eman.
Karena itu, kata Eman, BPBD rencananya akan mengidentifikasi ulang rumah-rumah bantuan pemerintah yang berdiri di lahan relokasi Kelurahan Pandu.
“Kita mau identifikasi rumah-rumah mana yang belum dihuni dan mana yang sudah dihuni oleh pemilik-pemilik asli,” katanya.
Menurut dia, dari pengamatan di lapangan masih banyak yang belum menempati rumah bantuan tersebut. Meski rumah relokasi tersebut sudah memiliki Surat Keputusan (SK) sama sekali tidak boleh dijual.
“Sampai saat ini belum ada izin untuk proses pemindahan tangan, dijual, dikontrakkan, dijadikan tempat kost atau disewakan,” katanya.
Dia mengungkapkan, penerima bantuan rumah relokasi tersebut nantinya akan dikumpul untuk dimintai keterangan apa alasan mereka sehingga enggan menempati rumah tersebut.
Sebab menurut dia, masih banyak warga yang sangat membutuhkan bantuan rumah seperti ini untuk itu wajib ditempati.
“Kami akan menanyakan kendala apa sampai belum ditempati rumah tersebut,” ungkapnya.
Dia menegaskan, tidak ada alasan untuk tidak menempati rumah tersebut, sebab di daerah ini telah berdiri sekolah, Puskesmas pembantu, sudah dialiri jaringan listrik, air, memiliki lampu penerang jalan dan jalannya sudah diaspal.
Selain itu, pihaknya juga akan mendengar keluhan dan sarana-sana apa saja yang harus dilengkapi kedepannya. (ite)