HAD Ke-30, BWSS I Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian SDA dan Kebersihan Sungai
Desmi Babo• Kamis, 24 Maret 2022 | 08:59 WIB
BERSIHKAN SUNGAI: Kepala BWSS I, Walikota Manado dan Kepala BPBD Manado menaiki boat meninjau dan mengangkut sampah di aliran sungai Tondano.MANADOPOST.ID—Dalam rangka Hari Air Dunia Ke-30, Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWSS I) melakukan aksi bersih-bersih Sungai Tondano yang merupakan salah satu Daerah Aliran Sungai (DAS) terpanjang di Sulawesi Utara (Sulut) dan bermuara di Kota Manado. Photo SINERGITAS: Kepala BWSS I, I Komang Sudana, Walikota Manado Andrei Angow, Komandan Lantamal VIII Brigjen TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya dan Panitia disela-sela kegiatan mengawali pembukaan HAD ke-30. Berlokasi di samping Jembatan Megawati, Kelurahan Sindulang Satu Kecamatan Tuminting Kota Manado, kegiatan tersebut digelar (23/3) yang dihadiri Walikota Manado Andrei Angow, Komandan Lantamal VIII Brigjen TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya, Kepala BPBD Donald Sambuaga, Bapelitbangda, Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas PUPR Kota Manado, Kepala Satpolairut, Kepala Polresta Manado, Komunitas Peduli Sungai, Komunitas Eco Enzyme Manado, Camat dan Lurah serta masyarakat sekitar bantaran sungai. Photo Masyarakat dan Komunitas Peduli Sungai melakukan pengangkatan sampah pada 7 titik di Sungai Tondano. Di momen pembukaan kegiatan Hari Air Dunia tersebut, Kepala BWSS I, I Komang Sudana mengingatkan seluruh stakeholder untuk menghargai Air. “Melalui kegiatan ini, diharapkan menjadi momentum bagi seluruh stakeholder baik pemerintah, swasta dan masyarakat untuk semakin menghargai pentingnya kualitas dan kuantitas air dan pengelolaan yang berkelanjutan,” kata Sudana. Walikota Manado Andrei Angouw pun turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Walikota berkomitmen untuk mengajak masyarakat untuk menjaga sungai. “Pemerintah Kota Manado dalam hal ini mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan bersih-bersih sungai oleh BWS Sulawesi I dan Lantamal VIII dalam rangka perayaan Hari Air Dunia Ke-30. Oleh karena itu marilah kita menjaga sungai kita dan memastikan kelestarian air agar tetap terjaga untuk anak cucu kita nanti,” sebut Angouw. Photo Penggunaan Eco-enzyme di Sungai Tondano untuk menetralisir pencemaran air di sungai. Kegiatan pembukaan HAD dilanjutkan dengan penyerahan perlengkapan untuk bersih-bersih sungai kepada Komunitas Peduli Sungai dan langsung dilanjutkan dengan penuangan 150 liter cairan eco enzyme oleh Komunitas Eco Enzyme Kota Manado. Adapun kegiatan bersih-bersih sungai dibagi menjadi 7 titik lokasi yaitu, Jembatan Megawati Sindulang I, Kelurahan Sindulang I, Keurahanl Mahakam, Kelurahan Istiqlal, Kelurahan Ternate Baru, Kelurahan Dendengan Luar, dan Jembatan Miangas dengan estimasi jumlah sampah yang diangkat 30 m3. (Divo Lambris) Editor : Desmi Babo