Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Penertiban Dilakukan untuk Kenyamanan, Angouw: Kalau Tidak Tegas, Bisa Jadi Keos

Livrando Kambey • Sabtu, 13 Januari 2024 | 11:40 WIB

 

Photo
Photo
MANADOPOST.ID- Penertiban yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Manado sering disalah artikan publik. Padahal, ketegasan yang dilakukan tersebut semua untuk kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat sendiri.

"Soal penertiban, memang kita harus tegas. Kalau tidak, bisa jadi keos," kata Wali Kota Manado Andrei Angouw didampingi Wakil Wali Kota Richard Sualang.

Dia mencontohkan penertiban di depan pasar. Jikalau dibiarkan orang berjualan di depan pasar, pastinya pedagang yang di dalam juga akan keluar berjualan di luar.

"Akhirnya di depan berantakan, terjadi macet, jorok dan sebagainya. Jadi kita harus tegas untuk menertibkan," ucap Angouw.

Dia mengingatkan kepada masyarakat agar jangan ketika ditertibkan, muncul di media sosial, hanya diambil sepotong. Kemudian dikatakan Pol PP tak ada hati nurani. Terus muncul lagi yang mengatakan, orang hanya berjualan, tidak merampok, tak mencuri, hanya berusaha, berdagang, kenapa harus ditertibkan?

"Memang kalau hanya melihat sepotong saja, saya juga berpikir demikian. Tapi kita harus berpikir dengan konsep besar. Tak boleh dibiarkan. Kalau kita biarkan, nanti akan keos," terangnya.

Dirinya berharap hal-hal seperti ini mendapat dukungan semua pihak.

"Karena ini juga kan untuk kenyamanan masyarakat ketika datang ke pasar," ucapnya.

Dia juga mencontohkan saat pembangunan di Jembatan Boulevard 2 ke arah Molas. Kalau Pol PP tak tegas, jembatan tersebut tidak bakalan ada.

"Sekarang sudah lebih cepat. Jalan bagus, lurus dan besar. Kan waktu itu ada yang ganggu. Padahal semua itu kita bikin untuk kebaikan warga Manado," tutupnya. (ando)

Editor : Tanya Rompas
#pemkot manado #penertiban #MANADO #Andrei Angouw