MANADOPOST.ID- Aksi Kamisan Manado berkolaborasi bersama BEM Unsrat dan YLBHI-LBH Manado, sukses mengelar Nonton Bareng (Nobar) film dokumenter berjudul "Lingkey Tanah Terakhir". Nobar dipusatkan di Auditorium Unsrat, Kamis (18/01/2024).
Mengangkat tema Orang Silih Berganti Aksi Kamisan Tetap Berdiri, kegiatan ini dilaksanakan sebagai peringatan 17 tahun Aksi Kamisan hadir memperjuangkan Hak Asasi Manusia (HAM).
"Jadi film Lingkey itu menceritakan bagaimana situasi di kalasey itu merupakan tanda bahwa gerakan di Sulawesi Utara (Sulut) itu masih ada harapan dan masih terus melaksanakan advokasi," ujar Henly Rahman selaku perwakilan aksi kamisan Manado.
Henly menjelaskan film tersebut dapat menjadi bahan refleksi bagaimana gerakan masyarakat sipil dan mahasiswa masih terus ada dan melawan segala bentuk penindasan.
"Jadi film Lingkey itu merupakan suatu film yang menggambarkan gerakan di Sulut itu ada dan terus melawan," jelas Henly.
Adapun kegiatan ini dimeriahkan dengan pementasan teatrikal, musikalisasi puisi, puji pujian serta refleksi dan diskusi perampasan lahan yang dialami masyarakat kalasey 2. (mesias)
Editor : Gregorius Mokalu