Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pria Paruh Baya di Manado Tertekan Karena Pol PP Sita Kompresor, Waworuntu: Sekarang Opa Sudah Tertawa

Gregorius Mokalu • Senin, 6 Mei 2024 | 23:04 WIB

Abdurahman S, sebelumnya merasa tertekan karena Pol PP mendadak menyita kompresor miliknya.
Abdurahman S, sebelumnya merasa tertekan karena Pol PP mendadak menyita kompresor miliknya.

MANADOPOST.ID- Abdurahman S, seorang pria paruh baya yang biasanya bekerja sebagai tukang tambal ban dan pengisi angin ban mobil dan motor di Ruas Jalan Piere Tendean Manado, menjadi viral di media sosial setelah merasa tertekan ketika kompresornya tiba-tiba diangkat oleh petugas Satpol PP Manado yang melakukan penertiban pada Senin (06/05/2024).

Awalnya, Abdurahman terlihat terpukul, bahkan hingga merasa khawatir bahwa kompresornya telah disita.

"Dia (petugas Satpol PP) langsung mengangkat tanpa banyak bicara," keluh Abdurahman.

Namun, Kepala Satpol PP, Yohanis Waworuntu, mengungkapkan bahwa Abdurahman kini terlihat tersenyum.

"Sekarang Opa sudah tertawa," ungkap Waworuntu kepada Manado Post.

 

Dikatakan Waworuntu, bahwa hal ini sudah diketahui sedari awal oleh para  pelaku pelanggaran, termasuk  Opa Abdurahman.

Karena sedari awal sosialisasi aturan dan peringatan peringatan sudah disampaikan.

Menurut Waworuntu, saat anggota menindak, juga Opa sudah mengakui kesalahannya telah melanggar Perda Kota Manado.

"Penertiban dilakukan secara tegas, merata tanpa pilih kasih, namun santun simpatik persuasif dan humanis," ucap Waworuntu.

Ditekankan Waworuntu, justru akan dianggap tebang pilih apabila Opa yang sudah tua  kemudian dilewatkan dari penertiban, atau untuk kesekian kalinya harus selalu diperingatkan, sementara oknum warga lainnya ditindak atau ditertibkan, ketika didapati tetangkap tangan.

"Nah, oleh karenanya tetap ditindak dan ditertibkan saat kedapatan/tertangkap tangan/OTT. Karena sosialisasi dan peringatan telah dilakukan berulang kali pada waktu  sebelumnya. Jadi mohon dimaklumi dan dipahami akan tugas serta kewajiban Pol PP selaku penegak Perda," tambah Waworuntu.

Dalam video pernyataannya, Abdurahman menyatakan bahwa pelayanan dari Satpol PP Manado dinilai sangat baik.

Dia juga menyatakan penyesalannya atas insiden tersebut, sambil menyampaikan terima kasih atas pelayanan yang diberikan.


"Mengenai pelayanan Pol PP Manado, Opa merasa sangat baik. Opa merasa salah, karena dengan pelayanan yang baik, opa berterima kasih," ungkap Opa Abdurahman dalam keterangan video.  (*)

Editor : Gregorius Mokalu
#satpol pp #penertiban #MANADO #Yohanis Waworuntu