MANADOPOST.ID - Pernah melihat video Godzilla berlenggak-lenggok di dasar laut mengenakan high heels? Atau suasana Squid Game yang tiba-tiba bergeser ke era jadul?
Visual-visual luar biasa itu bukanlah bagian dari film besar. Ini merupakan hasil kreativitas seorang kreator berbakat @paskoboy di Instagram.
Akun tersebut menghadirkan video-video yang seolah melampaui logika. Bagaimana tidak? Harimau dan ayam bisa menyusut seukuran jari telunjuk. Semua ini terwujud berkat keajaiban teknologi Artificial Intelligence (AI).
Tak ayal, video aneh bin ajaib itu telah menjangkau ratusan ribu hingga puluhan juta penonton. Bahkan, tak sedikit akun populer dan publik figur yang turut membagikan hasil kreasinya.
Namun, siapa sangka, kreator konten tersebut yang bernama Pasko Boyoh berasal dari Sulawesi Utara.
Dalam wawancara dengan Manado Post, Pasko membuka cerita perjalanannya. "Semuanya berawal dari hobi memotret," ungkapnya. Kamera digital maupun analog menjadi alat favoritnya untuk menangkap momen, yang kemudian ia unggah ke Instagram.
Suatu hari, rasa penasaran membawanya mencoba aplikasi berbasis AI yang dapat mengubah foto menjadi gaya anime.
“Saya iseng mengedit beberapa foto lama dengan aplikasi itu,” ujarnya. Eksperimen sederhana itu membawa Pasko ke tren “Pixar Style” yang sempat booming.
Dimana pengguna bisa mengubah wajah mereka menjadi karakter 3D animasi seperti di film Pixar.
Namun, Pasko tidak berhenti di sana. “Saya terpikir, bagaimana kalau tren itu saya balik? Bagaimana jika karakter animasi ditempatkan dalam dunia nyata?” ceritanya. Dan boom! Ide itu sukses besar, membuka jalan bagi kreasi-kreasi unik yang kini menjadi ciri khasnya.
Langkah Pasko sangat selaras dengan perkembangan teknologi masa kini. Di era serba AI, banyak aplikasi dan situs yang memungkinkan penggunanya berkreasi.
Namun, tidak semua mampu menciptakan karya yang seunik Pasko. “Ide-ide saya biasanya muncul begitu saja, kadang terinspirasi dari lingkungan sekitar,” jelasnya.
Meski begitu, ia menyadari bahwa menjaga relevansi dengan audiens adalah kunci utama. “Konten yang saya buat harus related dengan viewers,” tambahnya.
Meski menghadapi tantangan untuk terus menjaga aliran ide, Pasko mengaku proses berkarya adalah bagian dari kesenangan dirinya.
“Sejauh ini tantangan terbesar mungkin kalau kehabisan ide. Tapi selama saya enjoy, ide-ide itu akan terus datang,” katanya.
Kini, akun @paskoboy telah memiliki lebih dari 740 ribu pengikut di Instagram. “Semua ini saya lakukan hanya untuk bersenang-senang. Saya memang suka membuat konten,” tutupnya.
Dari hobi sederhana hingga menjadi kreator AI yang diperhitungkan, perjalanan Pasko adalah bukti nyata bahwa imajinasi dan teknologi bisa melahirkan keajaiban di dunia digital.
Editor : Kenjiro Tanos