Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sangat Strategis, Ini 5 Visi Rencana Pembangunan Kota Manado Jangka Menengah 2025-2029

Livrando Kambey • Kamis, 7 Agustus 2025 | 11:10 WIB

 

Suasana rapat paripurna DPRD Kota Manado, Rabu (6/8).
Suasana rapat paripurna DPRD Kota Manado, Rabu (6/8).
MANADOPOST.ID- Pemerintah Kota (Pemkot) sampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado 2025-2029 dalam rapat Paripurna DPRD, Rabu (6/8).

Dikatakan Wakil Wali Kota Manado dr Richard Sualang, RPJMD tersebut sangat strategis bagi eksekutif dan legislatif.


"Makanya pembahasan perlu diseriusi dari kedua pihak. Sebab, ini rencana pembangunan Kota Manado jangka menengah. Mulai 2025 sampai 2029," ujar Wawali.


RPJMD ini, lanjut Wawali, akan menjadi dokumen sangat vital bagi arah pembangunan Kota Manado 5 tahun ke depan.


"Ada 5 visi yang sudah dituangkan dalam dokumen. Tinggal dibahas dengan eksekutif. Kita memang perlu legislatif ini untuk memperkaya dokumen RPJMD. Mungkin ada pikiran-pikiran cemerlang," ungkapnya.


Ditambahkannya, RPJMD tersebut disusun sejalan dengan Asta Cita Presiden dan visi misi Gubernur Sulawesi Utara. Sehingga, pembangunan Kota Manado dapat bersinergi secara vertikal dan horizontal. (Livrando Kambey)

 

Dalam dokumen RPJMD tersebut, ada 5 visi yang disampaikan, yakni:

 

1. Peningkatan kualitas manusia Kota Manado. Terdapat indikator yaitu indeks pembangunan manusia (IPM) dengan target 82-83.9.


2. Penguatan ekonomi kota yang bertumpu pada industri jasa, perdagangan dan pariwisata. Terdapat 4 indikator utama keberhasilan dengan target pada tahun 2029 yaitu pertumbuhan ekonomi 8.8%, PDRB per kapita 175-180 juta rupiah, koefisien gini pada rentang 0.325-0.335, dan tingkat pengangguran pada level 4.5-5.0 %. Serta angka kemiskinan dengan target berkisar 2.10-3.10 pada tahun 2029.


3. Pembangunan infrastruktur, penataan kota dan perluasan konektivitas. Terdapat indikator indeks kepuasan layanan infrastruktur dengan target ‘baik’ pada tahun 2029. Ini tidak hanya mengukur kualitas dan kuantitas infrastruktur. Namun juga dampaknya terhadap penyerapan tenaga kerja dan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.


4. Pembangunan daerah yang berkelanjutan. Menjaga agar pembangunan yang ada tetap berwawasan lingkungan dan adaptif terhadap bencana, serta perubahan iklim. Sehingga indikator keberhasilannya yaitu indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) dengan target 78.2 dan penurunan emisi gerak rumah kaca (GRK) dengan target turun sebesar 69.5 persen pada 2029, serta indeks risiko bencana (IRB) sebesar 77.48.


5. Good Governace and Clean Government. Dengan Misi pemerintahan yang baik dan bersih didukung oleh sinergitas antara daerah. Dengan indikator keberhasilan yaitu indeks reformasi birokrasi target sangat baik, indeks pelayanan publik target nilai 5, dan indeks pengendalian internal target nilai 4 pada 2029.

Editor : Tanya Rompas