MANADOPOST.ID- Wali Kota dan Wakil Wali (Wawali) Kota Manado, Andrei Angouw-Richard Sualang melakukan pergantian pada posisi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Beberapa hari sebelumnya, Dinas Pendidikan dibawa pimpinan Steven Tumiwa terus mendapat kritikan bertubi-tubi dari DPRD Kota Manado. Terlebih Komisi 4.
Tak hanya sampai di Komisi 4, paling terakhir Steven Tumiwa 'dihantam' Badan Anggaran saat pembahasan rancangan perubahan KUA PPAS 2025.
Nyaris hampir semua personel Banggar menguliti program kegiatan hingga anggaran di Dinas Pendidikan.
"Memang Komisi 4 juga sudah banyak mengkritik (Dinas Pendidikan). Kemudian juga di Banggar berlanjut. Dari situ tentu diukur kinerjanya (Kepala Dinas)," kata Ketua Komisi 4 DPRD Manado, Jimmy Gosal.
Menurutnya, pergantian posisi Kepala Dinas Pendidikan adalah murni penilaian kinerja dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
"Kami juga kan Komisi 4 tidak diam. Kami memberi data ke Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota atas kinerja yang dilakukan Dinas. Mungkin saja itu jadi bahan evaluasi," tuturnya.
Gosal menekankan bahwa pergantian tersebut bukan atas suka atau tidak suka. Akan tetapi, antisipasi dari pemimpin agar pendidikan di Kota Manado jangan sampai jadi buruk.
Oleh karena itu, dirinya berharap Kepala Dinas Pendidikan yang baru harus bisa lakukan pembenahan jika ada hal-hal yang kurang bagus.
"Kami tentu berharap, Kadis yang baru bisa menyelesaikan apa yang terjadi di Dinas Pendidikan, dan kemudian membenahinya. Supaya pendidikan di Manado jadi lebih baik," kuncinya.
Diketahui, kursi Kepala Dinas Pendidikan saat ini diisi oleh Bart Assa yang sebelumnya menjabat Kaban Keuangan. Dan Steven Tumiwa menjabat Kelala BKKBN. (Livrando Kambey)
Editor : Tanya Rompas