Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sambut Natal, Perangkat Desa-Kelurahan Turun Tangan Tutup Lubang Jalan Ruas Provinsi

Gregorius Mokalu • Rabu, 17 Desember 2025 | 08:45 WIB

Sambut Natal, Perangkat Desa-Kelurahan Turun Tangan Tutup Lubang Jalan Ruas Provinsi
Sambut Natal, Perangkat Desa-Kelurahan Turun Tangan Tutup Lubang Jalan Ruas Provinsi

MANADOPOST.ID— Beberapa ruas jalan provinsi di Sulawesi Utara disorot karena kerusakan yang terjadi di titik-titik strategis.

Salah satunya adalah ruas Minsel–Mitra, yang di beberapa bagian mengalami kerusakan cukup serius hingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Di Kecamatan Ratahan, Minahasa Tenggara (Mitra), kondisi itu telah memicu inisiatif kolektif masyarakat dan aparatur kelurahan-desa.

Terinformasi, lurah, hukum tua, ASN, BPD, perangkat desa, kepala lingkungan, hingga ketua rukun se-Kecamatan Ratahan, bahu-membahu menutup lubang-lubang besar di badan jalan, kemarin.

Gerakan gotong royong ini dipandang sebagai langkah darurat sembari menunggu realisasi anggaran perbaikan dari Pemerintah Provinsi melalui Dinas PUPR Sulawesi Utara.

“Sambil menunggu anggaran turun, tidak ada salahnya mengambil inisiatif agar jalan tetap bisa dilalui dengan aman,” ujar sejumlah warga pada Selasa (17/12/2025).

Tak hanya di wilayah Mitra, kerusakan parah juga terlihat di ruas Bandara–Likupang, tepatnya jalur dari Bandara Sam Ratulangi (akses samping AURI) menuju Matungkas–Likupang.

Lubang dengan berbagai ukuran tersebar di sepanjang jalan, menimbulkan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua.

Ironisnya, berdasarkan data yang dihimpun Manado Post, ruas Bandara–Likupang bukan jalur yang minim perhatian anggaran.

Dalam kurun waktu 2019–2024, jalan ini tercatat enam kali menerima alokasi dana dengan total mencapai puluhan miliar rupiah.

Namun fakta di lapangan menunjukkan kondisi jalan masih jauh dari kata layak.

Situasi ini memunculkan pertanyaan publik terkait kualitas pekerjaan dan efektivitas penggunaan anggaran.

“Apakah karena kualitas pekerjaan yang kurang baik atau faktor alam? Yang jelas, kondisi seperti ini harus segera dibenahi,” ungkap warga.

Saat dikonfirmasi mengenai rencana penanganan lanjutan, Plh Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Sulut Juin Watung mengaku belum dapat memastikan jadwal pemeliharaan.

“Saya akan cek dulu pendataannya,” ujarnya singkat.

Kondisi ini kembali menegaskan pentingnya pengawasan mutu pekerjaan infrastruktur, agar anggaran besar yang digelontorkan benar-benar berbanding lurus dengan kualitas dan daya tahan jalan yang dinikmati masyarakat. (*)

Editor : Gregorius Mokalu
#Perbaiki #kerusakan #jalan #ruas #sulawesi utara #provinsi