Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sebelum Masuk Panti Werdha, Lima Dekade Mengabdi di Gereja, Kisah Oma Hoa, Selamat dari Tragedi Kebakaran

Gregorius Mokalu • Selasa, 30 Desember 2025 | 18:30 WIB

Oma Hoa, Wawancara dengan Manado Post.id
Oma Hoa, Wawancara dengan Manado Post.id

MANADOPOST.ID– Di balik duka kebakaran tragis yang melanda Panti Werdha Ranomuut, Manado, masih tersisa kisah syukur dari para korban selamat.

Hingga Selasa (30/12/2025), enam orang lansia masih menjalani perawatan di RSUD Kota Manado.

Salah satu di antaranya adalah seorang lansia yang akrab disapa Oma Hoa (73).

Dari atas ranjang perawatan, Oma Hoa tak henti mengucap syukur karena masih diberi kesempatan hidup setelah peristiwa kebakaran yang merenggut belasan nyawa penghuni panti tersebut.

“Semua karena kasih dan kemurahan Tuhan,” ucap Oma Hoa mengenang detik-detik mencekam yang hampir merenggut nyawanya.

Oma Hoa mengaku tak pernah menyangka bisa selamat dari kebakaran hebat yang menghanguskan hampir seluruh bangunan panti.

Seluruh pakaian dan barang pribadinya ludes dilalap api.

Namun baginya, kehilangan harta tak sebanding dengan anugerah hidup yang masih diberikan.

Di sela perawatannya, Oma Hoa juga berkisah tentang perjalanan hidupnya.

Sebelum tinggal di Panti Werdha Ranomuut, ia dikenal sebagai pelayan gereja di Gereja Kristus Manado.

“Sekira 50 tahun saya jadi Guru Sekolah Minggu, sejak umur 20-an,” kenangnya dengan mata berkaca-kaca kepada Manadopost.id.


Kisah Oma Hoa menjadi secercah harapan di tengah duka mendalam akibat tragedi kebakaran tersebut—sebuah pengingat tentang keteguhan iman dan rasa syukur di tengah cobaan berat. (*)

 

Editor : Gregorius Mokalu
#werdha #Kebakaran #MANADO #Cerita #Kisah #Panti