MANADOPOST.ID- BMKG telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan lebat disertai angin kencang untuk sejumlah wilayah di Sulawesi Utara.
Salah satunya untuk Kota Manado. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, Donald Sambuaga mengatakan, peringatakan tersebut telah diterima Pemerintah Kota (Pemkot).
"Kami sudah terima. Dan, untuk menindaklanjuti peringatan dini dari BMKG itu, Pemkot mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan," kata Sambuaga kepada Manado Post, Selasa (6/1).
Imbauan yang dikeluarkan yakni, masyarakat Kota Manado yang tinggal di daerah bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana banjir dan segera mengungsi bila permukaan air sungai mulai meningkat dan mendekati level berbahaya.
Kemudian, warga yang tinggal di lereng bukit atau bertopografi curam/tebing agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana tanah longsor dan segera mengungsi bila tanah permukaan tempat tinggal mulai labil dan telah menjadi gembur/lembek.
Seluruh aparat kecamatan, kelurahan dan lingkungan pun diminta agar melakukan sosialisasi dan patroli di lingkungan masing-masing untuk mengingatkan bahaya bencana kepada masyarakat sekitar.
Sambuaga juga menyampaikan bahwa pemerintah sudah melakukan langkah-langkah antisipasi.
"Aparat kami terkoneksi semua dari atas sampai di bawah. Mulai di ketua-ketua lingkungan, sampai lurah hingga kecamatan terkoneksi. Kita punya group komunikasi," ungkapnya.
Menurutnya, lewat imbauan-imbauan yang telah dikeluarkan, pihaknya meneruskan ke aparat di tingkat bawa untuk kemudian melakukan kegiatan monitor di wilayah masing-masing.
"Disamping itu kita berkoordinasi lintas sektor. Bilamana terjadi sesuatu, kami akan berkoordinasi cepat," pungkasnya. (Livrando Kambey)
Editor : Tanya Rompas