MANADOPOST.ID- Siswa dan siswi SMP Negeri 8 Malalayang, Kota Manado menjadi target pemeriksaan benda tajam dan lem ehabon oleh pihak kepolisian.
Rabu (21/1) pagi, Kepolisian Sektor (Polsek) Malalayang memeriksa satu persatu tas sekolah semua siswa.
Kegiatan tersebut dilakukan atas permintaan pihak sekolah sebagai langkah antisipasi terjadinya tawuran antar pelajar.
Pemeriksaan berlangsung sejak pukul 09.00 WITA hingga selesai di SMP 8 Malalayang, Kelurahan Malalayang Satu Barat, Kecamatan Malalayang.
Kapolsek Malalayang AKP Jusman Mori didampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono mengatakan, pemeriksaan itu merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian bersama pihak sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai langkah pencegahan sejak dini. Kami ingin memastikan tidak ada siswa yang membawa benda tajam maupun lem ehabon yang berpotensi disalahgunakan dan memicu tawuran,” ujar AKP Jusman Mori.
Selain pemeriksaan, personel Polsek Malalayang juga memberikan edukasi langsung kepada para siswa di setiap kelas agar tidak mudah terprovokasi dan menolak ajakan tawuran maupun perilaku negatif lainnya.
“Kami juga mengimbau para siswa agar fokus belajar dan tidak terlibat dalam pergaulan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ungkapnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan konsolidasi bersama kepala sekolah dan para guru terkait pengawasan siswa serta koordinasi berkelanjutan dalam menjaga keamanan di lingkungan sekolah.
Polsek Malalayang memastikan akan terus melakukan monitoring kegiatan belajar mengajar serta berkoordinasi dengan pihak sekolah guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di kalangan pelajar. (Livrando Kambey)
Editor : Tanya Rompas