Hal itu menjadi pembahasan pokok dalam rapat yang dipimpin Wali Kota dengan beberapa Kepala Dinas dan Camat, Kamis (19/2) di ruang kerja Wali Kota.
Disampaikan Wali Kota, rapat tersebut membahas soal sinkronisasi kewenangan dan kerja di lapangan dalam kaitan dengan kebersihan kota, penataan infrastruktur seperti trotoar dan badan jalan hingga parkiran sembarangan.
"Jadi intinya akan dibuat jadwal untuk melakukan pengawasan pada jam-jam tertentu. Termasuk tempat-tempat parkir sembarangan yang mengganggu estetika Kota," ujar Wali Kota.
Penyapu jalan ikut disampaikan Walikota untuk melaksanakan tugasnya dengan baik.
Para camat juga diminta melakukan identifikasi untuk tempat-tempat mana yang harus dibuat canstein/kanstin atau pembatas trotoar.
"Supaya dapat meminimalisir sampah agar tidak serampangan menyebar di jalan-jalan," tuturnya.
Wali Kota berharap untuk pekerja sampah konsisten kerja dalam rangka penanganan sampah demi kebersihan.
"Efektifnya akan diukur sejauh mana penanganan sampah dengan sistem baik," ucapnya.
Wali Kota pun berharap ada rapat teknis selanjutnya dari Dinas terkait dengan pihak yang terlibat langsung, terutama soal jadwal tentang jalur, jam dan hari.
"Sehingga road sweeper dapat dimanfaatkan secara efektif. Hal ini juga agar supaya sosialisasi kemasyarakat akan efektif," kuncinya. (Livrando Kambey)
Editor : Tanya Rompas