Kepada Manado Post, Saiful menegaskan bahwa tudingan tersebut tidaklah benar.
"Ah, tidak benar itu. Karena itu hanya kecemburuan dari salah satu warga saya," kata Saiful, Selasa (24/2).
Dia menyampaikan bahwa tundingan tersebut tidak benar karena bukti-bukti yang di sampaikan pada postingan di media sosial, ternyata dirinya tidak berada di dalam rumah dari warga tersebut.
"Itu pun saya hanya berada di depan warungnya. Dan saya sedang membeli. Istrinya juga tahu saya sedang membeli. Dan ada juga anaknya di situ.
Saya beli tea pucuk, kemudian minum hanya di depan pagar dan dia datang. Seperti itu. Bukan berada di dalam rumah kemudian duduk bersama istrinya seperti tudingan di medsos," ungkap Saiful.
Saiful mengatakan, sebenarnya dirinya tidak mau menanggapi atau buat statmen balasan di media sosial. Sebab, menurutnya, postingan tersebut tidak sesuai dengan yang terjadi.
"Memang ada orang yang kirim ke saya soal postingan itu. Dan bertanya kepada saya. Apa lagi ini Bulan Puasa.
Tapi mungkin ini menguji iman saya saat sementara Ibadah Puasa. Apa lagi kalau saya tanggapi. Kan nanti bisa terbawa emosi kalau saling menanggapi di media sosial," ucapnya.
Dirinya mengatakan bahwa akan melakukan klsrifikasi jika masalah ini ditanyakan oleh pimpinan.
"Akan saya klarifikasi jika pimpinan tanya ke saya soal ini. Supaya pimpinan juga bisa tahu yang sebenarnya," tuturnya.
Dia pun menyampaikan, kalau ada warganya yang ingin melakukan kritikan terhadap kinerjanya, maka hal itu tak masalah.
"Wajarlah kalau masyarakat ada yang kritik pola kerja saya di wilayah. Pastinya ada yang suka, ada yang tidak suka. Itu wajar. Karena kami ini publik figur di Kelurahan Mahawu.
Jadi kalau hal-hal seperti ini ingin menjatuhkan posisi saya, itu hal-hal yang wajar demi menciptakan manajemen konflik.
Tapi saya akan klarifikasi ke pimpinan supaya nama baik tidak tercoreng begitu. Lebih baik saya klarifikasi ke pimpinan daripada kepada warga.
Karena akan jadi polemik di tengah-tengah masyarakat dan bisa jadi lain lagi ceritanya kalau saya klarifikasi ke masyarakat," jelas Saiful. (Livrando Kambey)
Editor : Tanya Rompas