Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Manado Kalahkan 89 Kota di Indonesia, Dinilai Berhasil Oleh BRIN

Livrando Kambey • Selasa, 24 Februari 2026 | 17:40 WIB

Wakil Wali Kota Manado saat menerima penghargaan apresiasi dari BRIN sebagai salah satu kota tertinggi Indeks Daya Saing Daerah, Selasa (24/2).
Wakil Wali Kota Manado saat menerima penghargaan apresiasi dari BRIN sebagai salah satu kota tertinggi Indeks Daya Saing Daerah, Selasa (24/2).

MANADOPOST.ID- Manado menjadi salah satu yang menerima penghargaan apresiasi sebagai kota tertinggi dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025.

Penghargaan apresiasi tersebut diberikan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan diterima langsung Wakil Wali Kota Manado, dr Richard Sualang yang mewakili Wali Kota Andrei Angouw, Selasa (24/2) di Jakarta.

Diketahui, ​Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) adalah instrumen pengukuran oleh BRIN untuk menilai kemampuan dan produktivitas suatu daerah (provinsi/kabupaten/kota) dalam mengoptimalkan potensi ekonominya.

IDSD digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, evaluasi daya saing, dan perbandingan antarwilayah.

​Penilaian IDSD bertujuan menggambarkan kondisi, produktivitas dan potensi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan berkelanjutan.

​Sejak 2022, BRIN melakukan pengukuran tahunan menggunakan 4 komponen utama yakni lingkungan penguat, SDM, pasar, ekosistem inovasi yang dijabarkan ke dalam 12 pilar dengan mengadopsi metode Global Competitiveness Index (GCI).

Untuk ​komponennya meliputi infrastruktur, kesehatan, keterampilan tenaga kerja, pasar produk, keuangan dan inovasi.

Fungsinya ini sebagai rujukan pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan (RPJMD) dan evaluasi berbasis data ilmiah.

"Arah kita jelas. Memastikan Kota Manado tetap berada di jalur yang tepat dalam memperkuat daya saing nasional.

Indeks ini bukan sekadar rapor, tapi instrumen strategis bagi kami untuk mengukur sejauh mana kebijakan yang kami ambil benar-benar berdampak pada produktivitas dan kesejahteraan masyarakat," kata Wawali.

Sebagai bagian dari Pemerintah Kota Manado, lanjutnya, Wawali mengaku sadar bahwa untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang inklusif, setiap langkah harus berbasis data (evidence-based).

"Sinergi dengan Pemerintah Pusat terus kami perkuat demi memastikan Manado tetap kompetitif di segala sektor.

Mari bersama kita kawal pembangunan Kota Manado yang lebih hebat, mandiridan berdaya saing," tutupnya. (Livrando Kambey)

Editor : Tanya Rompas