Kunjungan World Bank dalam rangka melihat secara langsung situasi terkini pelayanan administrasi kependudukan, serta berbagai inovasi yang telah diterapkan.
Kunjungan ini dihadiri oleh dua pejabat senior World Bank yakni Jonathan Marskell, Senior Digital Development Specialist, East Asia and Pacific, dan Wael Mansour, Senior Economist, World Bank Indonesia and Timor-Leste, East Asia and Pacific (EAP) yang saat ini sebagai Tim Pakar dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Kepala Disdukcapil Manado Erwin Kontu mengatakan, dalam pertemuan itu pihaknya memaparkan secara komprehensif proses pelayanan administrasi kependudukan.
Termasuk berbagai terobosan dan inovasi yang telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Penjelasan tersebut mencakup pemanfaatan teknologi digital dalam mendekatkan pelayanan serta meningkatkan efisiensi kerja.
"Pak Jonathan memberikan respon positif dan apresiasi tinggi atas upaya Disdukcapil Manado yang mampu melahirkan inovasi pelayanan meskipun dengan keterbatasan anggaran.
Perhatian khusus diberikan pada inovasi SIPANDU, terutama layanan berbasis WhatsApp dan chatbot yang dinilai sengat bagus untuk kebutuhan masyarakat saat ini," ungkap Kontu.
World Bank juga melakukan peninjauan langsung ke ruang pelayanan. Mereka mengecek alur pelayanan, berinteraksi dengan petugas, serta melihat secara dekat perangkat-perangkat yang digunakan, khususnya alat perekaman KTP elektronik.
"Ini juga tentunya bertujuan memastikan bahwa pelayanan berjalan sesuai standar, serta didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.
Kunjungan ini menjadi pengakuan penting atas komitmen Disdukcapil Kota Manado dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif, responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka peluang penguatan praktik baik di tingkat nasional maupun internasional," kuncinya. (Livrando Kambey)
Editor : Tanya Rompas