Ritual suci tersebut dipimpin oleh Pinandita Zero Gede.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, usai dilakukan upacara Tawur Agung Kesanga, dilanjutkan dengan pawai Ogoh-ogoh.
Pawai ogoh-ogoh bertujuan untuk melebur energi negatif yang disimbolkan melalui pembakaran ogoh-ogoh yang telah diarak.
Pawai tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Manado, dr Richard Sualang didampingi Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Manado Doktor I Dewa Ketut Gianyar dan Ketua Panitia, Kopo Iko Mang Wijaya.
"Umat Hindu di Kota Manado ini kan dalam menyongsong Hari Raya Nyepi besok, melaksanakan upacara-upacara suci peribadatan yaitu Tawur Kasanga.
Dan kita lihat juga ada Ogoh-ogoh ini sebagai bagian dari ritual," ujar Sualang saat diwawancarai.
Pemerintah Kota Manado, kata Sualang, hadir sebagai bagian dari keragaman umat beragama di Kota Manado.
"Kita bersyukur umat Hindu di Kota Manado dapat melaksanakan upacara-upacara ini dengan hikmat dan khusyuk. Sehingga menjelang hari raya Nyepi besok ini persiapan-persiapan mereka sudah berjalan dengan baik," harapnya.
Lebih jauh disampaikannya, Nyepi merupakan hari suci bagi Umat Hindu. Dimana Umat Hindu adalah bagian dari Kota Manado.
"Mari kita sama-sama turut menjalankan dan merayakan serta menjaga supaya Hari Raya Nyepi ini bisa berjalan dengan baik busuk nikmat," ajaknya. (Livrando Kambey)
Editor : Tanya Rompas