Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Tiga Momen Istimewa Hari Raya Keagamaan Beriringan, Wawali Sualang: Kita Beryukur Tinggal di Manado

Livrando Kambey • Rabu, 18 Maret 2026 | 12:34 WIB

dr Richard Sualang
dr Richard Sualang

MANADOPOST.ID- Di Bulan Maret tahun 2026 ini, ada tiga momen istimewa keagamaan. Dimana waktu untuk Hari Raya Nyepi, Idul Fitri, dan masa Pra-Paskah, berdekatan.

Hal ini pun menegaskan soal harmoni keberagaman dan toleransi. Nyepi mengajarkan refleksi diri, Idul Fitri mempererat silaturahmi, sementara Pra-Paskah membawa pesan kasih dan menguatkan persaudaraan di tengah perbedaan.

"Ini momen yang istimewa. Kita selalu berharap bahwa ini berjalan dengan baik. Hari raya di Kota Manado toleransinya sangat tinggi. Sehingga saudara-saudara kita umat Hindu, Muslim, maupun kristen bisa melaksanakan ini secara bersamaan.

Dan kita bersyukurlah tinggal di Manado. Mungkin kalau daerah-daerah lain suasananya berbeda. Tapi di Manado ini suasananya penuh hikmat dan kekeluargaan," kata Wakil Wali Kota Manado, dr Richard Sualang usai mengikuti upaca suci Umat Hindu sekaligus membuka pawai Ogoh-ogoh di Lapangan Sparta Tikala, Rabu (18/3).

Menurutnya, ini menandakan satu persatuan, kesatuan dari para pemeluk agama lain. Dimana bisa bergaul, bermasyarakat, bersama dengan saudara-saudara, Kristen, muslim, Buddha, Konghucu, Hindu, Katolik sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Kota Manado.

Sualang menegaskan, Pemkot mempunyai komitmen yang kuat untuk menjadi pengayom bagi seluruh umat beragama yang ada di kota Manado.

"Kami tidak pernah membeda-bedakan. Kami selalu mengayomi, membantu bahkan bekerja sama dengan para pemuka-pemuka agama, bahkan juga seluruh umat," tegasnya.

Dirinya mengajak seluruh umat beragama bergandengan tangan untuk membangun Kota Manado yang maju dan sejahtera.

"Kami selalu mengapresiasi, menghargai, berkomunikasi, berkoordinasi dengan para pemuka agama manapun yang ada di Kota Manado.

Harapan kami tentunya, Pemerintah Kota bersama juga TNI/Polri bisa melindungi seluruh masyarakat Kota Manado dalam tiga momen istimewa yang berjalan beriringan di Kota Manado.

Kita berharap juga kerukunan, toleransi yang ada di Kota Manado selama ini terjaga," kuncinya. (Livrando Kambey)

Editor : Tanya Rompas