Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Wacana Pembelajaran Sekolah Lewat Daring, Gosal: Kualitas Pendidikan Kurang Baik, Dampak ke Siswa Tak Bagus

Livrando Kambey • Rabu, 25 Maret 2026 | 17:23 WIB

 

Jimmy Gosal
Jimmy Gosal
MANADOPOST.ID- Wacana sekolah daring (pembelajaran jarak jauh) oleh pemerintah sempat mengemuka sebagai upaya menghemat energi di tengah kriris global yang terjadi saat ini.

Namun wacana ini menimbulkan banyak komplain. Sehingga pemerintah lewat kementerian terkait akhirnya kembali mambatalkan wacana itu.

Ketua Komisi 4 DPRD Kota Manado, Jimmy Gosal mengatakan, pembelajaran daring dianggap oleh pemerintah pusat dapat membantu menghemat pengeluaran untuk bahan bakar minyak (BBM). Mengingat adanya kelangkaan BBM di beberapa wilayah.

"Tapi terdapat perbedaan signifikan antara pembelajaran di sekolah dan di rumah (daring).

Kita harus belajar dari pengalaman selama masa pandemi covid 19. Dampak ke anak-anak itu lain. Tidak bagus," kata Gosal kepada Manado Post, Rabu (25/3).

​Menurutnya, situasi dan kualitas pendidikan yang dihasilkan dari pembelajaran daring berbeda jauh dibandingkan dengan pembelajaran tatap muka langsung di sekolah.

"Pasti lain lagi belajar langsung di sekolah dan di rumah. Karena kalau di sekolah itu ada kontak langsung. Komunikasi langsung antara guru dan siswa maupun sesama siswa," tandasnya.

Oleh karena itu, dirinya kurang setujuh wacana pembelajaran secara daring tersebut. Apa lagi tidak ada sesuatu hal yang benar-benar urgen seperti halnya saat covid.

​"Karena dampaknya kurang baik bagi anak-anak dibandingkan belajar langsung di sekolah," pungkasnya. (Livrando Kambey)

Editor : Tanya Rompas