Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Tak Hanya Bawa Bantuan, Deasy Komaling Pimpin Jajaran KTNA Sulut Beri Penguatan Moral untuk Korban Kebakaran Singkil

Jendry Dahar • Jumat, 24 April 2026 | 22:30 WIB

 

EMPATI: Deasy Syulce Komaling tampak memimpin penyaluran bantuan sekaligus memberikan penguatan moril kepada para korban bencana kebakaran di Singkil.
EMPATI: Deasy Syulce Komaling tampak memimpin penyaluran bantuan sekaligus memberikan penguatan moril kepada para korban bencana kebakaran di Singkil.

 

 

 

 

MANADOPOST.ID—Eksistensi Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulawesi Utara (Sulut) kian terasa nyata. Di bawah komando Arly Dondokambey, berbagai kegiatan produktif dilakukan.

 

Tak sampai situ, roda organisasi ini tak hanya bergerak di sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial di tengah bencana.

 

Terbaru, Jumat (24/4/2026), jajaran pengurus KTNA Sulut turun langsung membantu korban kebakaran di Kelurahan Singkil Satu, Kecamatan Singkil, Kota Manado.

 

Dewan Penasehat KTNA Sulut, Deasy Syulce Komaling tampak memimpin penyaluran bantuan sekaligus memberikan penguatan moril kepada para korban. Sosok yang dikenal humble dan komunikatif ini tampil membaur tanpa sekat, menyapa satu per satu warga terdampak.

 

Adik kandung Gubernur Yulius Selvanus itu, mendengarkan langsung keluh kesah korban. Ia tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga menghadirkan empati yang nyata melalui sebuah pendekatan yang memberi dampak psikologis bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

 

“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga ingin memastikan saudara-saudara kita tidak sendiri. Harapan kami, bantuan ini bisa meringankan beban sekaligus menjadi penyemangat untuk bangkit,” ujar Deasy.

 

Ia menegaskan, solidaritas sosial harus terus diperkuat, terutama dalam kondisi darurat seperti bencana kebakaran. Menurutnya, keterlibatan banyak pihak sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan para korban.

 

Sebanyak 14 keluarga terdampak tampak menerima bantuan dengan penuh haru. Raut syukur tak bisa disembunyikan, kehadiran berbagai pihak di tengah kondisi sulit begitu bermanfaat.

 

Sementara itu, Ketua KTNA Sulut, Arly Dondokambey, menjelaskan bantuan yang disalurkan merupakan hasil gotong royong para pengurus yang sebagian besar adalah petani.

 

“Kami turut prihatin atas musibah ini. KTNA hadir sebagai bagian dari masyarakat, sehingga sudah menjadi kewajiban kami untuk ikut membantu. Ini murni dari kepedulian teman-teman petani,” ungkap Arly.

 

Ia menambahkan, KTNA Sulut tidak akan berhenti pada penyaluran bantuan awal. Koordinasi dengan pemerintah setempat akan terus dilakukan guna memastikan keberlanjutan pemulihan warga.

 

“Kehadiran Ibu Deasy selaku Dewan Penasehat menjadi energi tambahan bagi kami. Bukan hanya menyemangati korban, tapi juga memotivasi pengurus untuk terus bergerak,” tambahnya.

 

Di sisi lain, Ketua Dewan Pakar KTNA Sulut, M Sofyan, menegaskan penanganan pasca bencana membutuhkan langkah terstruktur dan kolaboratif.

 

“Bantuan darurat memang penting, tetapi yang tidak kalah krusial adalah tahap pemulihan. Di sinilah dibutuhkan sinergi antara organisasi, pemerintah, dan masyarakat agar warga bisa kembali bangkit secara berkelanjutan. Kami dari KTNA ikut menyokong di sektor pangan,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Manado itu.

 

Turut hadir Ketua KTNA Manado, George Rommy Keintjem, bersama jajaran pengurus yang ikut terlibat dalam penyaluran bantuan di lokasi.

 

Apresiasi juga datang dari Lurah Singkil Satu, Hadi Supriyanto. Ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian KTNA Sulut yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

 

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari KTNA Sulut. Kehadiran Ibu Deasy dan jajaran pengurus memberikan kekuatan moral bagi warga kami untuk tetap bertahan dan bangkit,” ujarnya. (jen)

Editor : Angel Rumeen
#KTNA Sulut