MANADOPOST.ID-Beberapa waktu lalu, DPC PDI Perjuangan Kota Manado menggelar aksi penanaman jagung di Wilayah Mapanget dalam rangka Hari Kartini.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Manado Reza Rumambi menilai, kegiatan tersebut yang merupakan tindak lanjut Instruksi DPP PDI Perjuangan Nomor 1094, sekaligus dorongan agar perempuan tidak hanya aktif di ruang politik, tetapi juga menjadi pelopor ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan sumber pangan lokal.
Menurut Reza, jagung dipilih sebagai langkah diversifikasi pangan pendamping beras sekaligus bentuk nyata semangat berdikari dari tanah sendiri.
"Ini patut diapresiasi dimana DPC PDI Perjuangan Kota Manado yang berhasil menggerakkan kader akar rumput untuk terlibat langsung dalam gerakan kerakyatan ini.
Penanaman jagung di Hari Kartini jadi langkah nyata perkuat kemandirian pangan," ujarnya.
Ketua DPRD Manado sekaligus Bendahara DPC, Aaltje Dondokambey yang ikut dalam aksi tersebut menyampaikan bahwa kegiatan itu sebagai wujud nyata semangat gotong royong dan ketahanan pangan.
"Dari lahan yang ditanam, tumbuh harapan bagi keluarga dan masyarakat. Kita tentunya sebagai perempuan bergerak agar pangan kuat, rakyat sejahtera," tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Manado, dr Richard Sualang berharap kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara, bukan saja Kota Manado.
"Ini penting bagi kita dalam menjaga ketahanan pangan. Karena apa pun yang kita lakukan di tengah-tengah situasi kondisi seperti ini, tentu akan berdampak positif bagi masyarakat," pungkasnya. (lak)
Editor : Livrando Kambey