Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Monica Tambajong Pertanyakan Fasilitas Kesehatan Hingga Kelayakan Sarana Prasarana Puskesmas di Manado

Livrando Kambey • Selasa, 28 April 2026 | 10:48 WIB
Monica Tambajong
Monica Tambajong

 

MANADOPOST.ID-Anggota DPRD Kota Manado, Monica Tambajong mempertanyakan ketersediaan fasilitas kesehatan di Puskesmas, hingga kelayakan sarana prasarana.

 

Seperti halnya rumah dinas (rudis) untuk nakes. Hal itu ditanyakannya untuk memastikan respon cepat ketika terjadi keadaan darurat di tenga masyarakat. Terlebih di wilayah pinggiran Kota Manado. 

 

​"Ini penting sekali untuk memastikan respon cepat ketika terjadi keadaan darurat atau emergency.

 

​Nah, apakah rumah dinas yang ada di beberapa Puskesmas itu layak ditinggal atau ditempati oleh tenaga medis," tanya Monica.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Boby Kereh menjelaskan, soal ketersediaan SDM

​secara keseluruhan, Puskesmas telah memenuhi regulasi yang mengatur adanya sembilan tenaga strategis.

 

"​Kebutuhan tenaga strategis ini sudah terpenuhi di seluruh Puskesmas secara menyeluruh," ucapnya.

 

​Soal rumah dinas nakes, kata dia, saat ini sedang dilakukan pengecekan data terkait jumlah Puskesmas yang memiliki rumah dinas khusus untuk dokter.

 

Namun ​secara umum, jumlah rumah dinas untuk dokter di Puskesmas masih sangat kurang.

 

"​Rumah dinas di Puskesmas saat ini paling banyak ditempati oleh perawat dan bidan.

​Hal ini berkaitan dengan pelayanan persalinan yang ada di Puskesmas, sehingga tenaga medis tersebut harus bersiaga," bebernya.

 

Dirinya mencontohkan di Puskesmas Paniki, terdapat satu rumah dinas yang ditempati oleh bidan karena adanya tindakan persalinan.

 

"​Untuk dokter, sifat pelayanannya lebih kepada kontrol (on call)," tandasnya.

 

​Soal kelayakan sarana, dijelaskannya,​Kementerian Kesehatan memiliki program bernama SOPHI untuk menunjang ketersediaan sarana dan prasarana di Puskesmas.

 

"​Sejak tahun 2024, program ini sudah berjalan dan telah dilakukan pengusulan untuk sarana bangunan rumah dinas yang membutuhkan perhatian atau rehabilitasi bangunan," pungkasnya. (lak)

Editor : Livrando Kambey
#Monica Tambajong #MANADO #DPRD