MANADOPOST.ID-Komisi 2 DPRD Kota Manado rapat dengar pendapat dengan Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Manado, Senin (25/5).
Salah satu yang didapati dalam rapat tersebut yakni soal nilai produksi jagung di Kota Manado mencapai 956 ton per tahun.
Dimana, jika dikalikan dengan harga saat ini RP 6.600/kg perputaran ekonominya, itu mencapai sekitar Rp6,3 miliar per tahun yang diterima oleh para petani.
"Ini yang dihasilkan oleh petani di seluruh Kota Manado. Tapi memang ini agak sulit karena kita di Manado berkejaran dengan pemanfaatan lahan yang sudah bukan jadi lahan pertanian lagi. Tapi kalau dari hasil RDP, Pak Kadis Pertanian masih optimis," ujar personel Komisi 2 DPRD Manado, Andrew Palit.
Menurutnya, penyadampian dari Dinas Pertanian Manado bahwa masih ada optimisme akan terjadi pertumbuhan produksi jagung.
"Mungkin 1.000 ton bisa tercapai di tahun ini," tandasnya.
Selain itu tadi juga, dalam RDP tersebut disampaikan bahwa masyarakat bisa mendapatkan bantuan bibit jagung.
"Kami sudah sampaikan ke Kadis bahwa ada permasalahan di petani-petani yang kita temukan waktu turun ke lapangan, yaitu adalah bibit yang mereka dapatkan sudah dekat waktu expire," bebernya.
Namun, bibit tersebut ternyata bisa dikembalikan dan diganti dengan bibit yang baru, ataupun dilakukan pendataan secara cepat.
"Jadi, masyarakat yang membutuhkan bibit ini, segera cepat mendaftarkan diri ke Dinas Pertanian supaya bisa cepat meminta bantuan," pungkasnya. (lak)
Editor : Livrando Kambey