MANADOPOST.ID-Warga Kelurahan Pakowa, Lingkungan 3, Kecamatan Wanea, Rabu (27/5) kaget tiba-tiba air mulai masuk ke dalam rumah. Padahal, situasi saat itu tidak hujan. Masih terlihat mendung.
"Kami sementara kerja bakti di gereja, tiba-tiba air mulai baik. Itu sekitar 15:44 air mulai masuk di jalan. Kira-kira ada 20an rumah yang terendam. Itu airnya sampai di pinggang orang dewasa. Kalau yang di jalan, sampai dada orang dewasa," ungkap sejumlah warga kepada Manado Post.
Sebagian warga yang dekat dengan gedung GMIM Samaria Pakowa, langsung berteduh di Pastori Gereja.
"Padahal kondisi itu tidak hujan. Tapi kami dapat informasi bahwa hujan deras di Tondano dan Tomohon. Karena kan memang lokasi kami di bantaran DAS (daerah aliran sungai) Tondano," tutur warga.
Mereka berasumsi bahwa penyebabnya yakni air pasang di laut kemudian air hujan dari gunung yang bertemu sehingga volume air meningkat.
"Soalnya cepat juga airnya surut. Tidak sampai 1 jam sudah surut," ucapnya.
Sejumlah warga yang tinggal di bantaran DAS itu berharap ganti untung untuk mereka cepat cair.
"Supaya kami akan segera pindah ke lokasi yang lebih aman dan tidak was-was lagi kalau hujan deras," harap sejumlah warga.
Terkait itu, Lurah Pakowa Noldy Lela mengatakan, di wilayahnya ada dua titik yang terdampak banjir. Yakni di Lingkungan 5 dan 1.
"Memang ada yang terdampak. Air sudah masuk sampai ke rumah warga. Nah, saya sudah suruh cek ke ketua lingkungan siapa saja keluarga yang terdampak. Mereka sementara lakukan itu," kata Lurah.
Dirinya mengaku, saat itu juga sangat cepat air surut. Namun warga sudah panik sebelumnya.
"Kami tetap meminta agar warga selalu waspada. Dan hingga saat ini juga kemi meminta agar masyarakat yang tinggal di bantaran agar mengunsi dulu," terangnya.
Terkait ganti untung, Lurah juga mengaku bahwa DAS di wilayah memang masuk dalam proyek yang dimaksud. Namun, hingga saat ini belum juga ada kejelasan.
"Karena itu kan di Balai Sungai. Nah, memang warga banyak bertanya kepada kami soal itu. Tapi kami akan koordinasikan lagi.
Sebab, warga mendapat informasi bahwa yang di DAS Sario dan Tikala akan segera cair. Jadi kita akan koordinasikan lagi," pungkasnya. (lak)
Editor : Livrando Kambey