MANADOPOST.ID-Wali Kota Manado Andrei Angouw, Rabu (24/6) mengunjungi TPA Sumompo. Didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Pontowuisang Kakauhe, Wali Kota melihat kondisi TPA serta aktivitas bongkar aduk sampah oleh escavator setelah sampah-sampah dari truk dan motor sampah dibuang di TPA.
Wali Kota dalam kesempatan itu berdiskusi dengan sejumlah sopir truk, petugas motor sampah hingga perkerja bahkan pemulung di lokasi.
Dari para petugas itu, Wali Kota mendapati jumlah pengangkutan sampah hingga pukul 09.00 pagi hanya 1-2 ret saja. Padahal ada yang sudah mulai angkut dari Pukul 04.00.
"Memang ini perlu diselidiki makanisme pengangkutan sampah. Kami sudah meminta Kadis DLH untuk melakukan rapat dengan para sopir agar dapat mengetahui hambatan-hambatan di lapangan," ujar Wali Kota.
Pada kesempatan itu, Wali Kota juga berdiskusi dengan beberapa pemulung di Lokasi. Sebab, sebagian besar mereka bergantung dengan TPA karena merupakan mata pencaharian sehari -hari.
Bahkan ada seorang ibu yang sudah 26 tahun bongkar sampah di tempat itu. Ibu tersebut bernama Agustina Togas umur 47 tahun dari Sitaro yang telah memulung sejak tahun 2000 hingga saat ini.
Dia meminta dan bermohon ke Wali Kota agar TPA terdebut tidak dipindahkan. Sebab, hasil memulung itu dapat menyekolahkan 4 orang anak dan bahkan dua orang anaknya sudah menikah.
"Hidup keluarga kami tergantung TPA ini," ungkap sejumlah pemulung. (lak)
Editor : Livrando Kambey