MANADOPOST.ID– Antusias remaja GMIM untuk mengikuti Pesta Seni Remaja (PSR) GMIM Tahun 2026 terus memuncak.
Ribuan peserta dipastikan ambil bagian dalam ajang tahunan tersebut, sehingga Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM semakin mengintensifkan berbagai persiapan teknis agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib dan sukses.
Komitmen itu diwujudkan melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan di GMIM Betania Telung Tingkulu, Senin (29/06/2026).
Pertemuan tersebut melibatkan Panitia Sekretariat, Publikasi dan Multimedia, Bidang PMB, serta Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Berbagai aspek pelaksanaan dibahas secara menyeluruh dalam rapat, mulai dari finalisasi jadwal dan urutan penampilan peserta, sinkronisasi data dengan kebutuhan teknis di lapangan, pembagian tugas setiap bidang, hingga penyusunan alur pelaksanaan selama kegiatan berlangsung.
Ketua KPRS GMIM Pnt dr Michaela E Paruntu MARS menegaskan bahwa koordinasi lintas bidang menjadi faktor penting dalam menyukseskan pelaksanaan PSR GMIM tahun ini.
“Rapat ini sangat penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pesta Seni Remaja GMIM Tahun 2026. Sinergi semua bidang akan menjadi kunci agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik,” ujar Michaela.
Hal senada disampaikan Sekretaris KPRS GMIM Pnt Melky R Pattiwael MSi.
Menurutnya, seluruh kebutuhan teknis harus dipastikan sejak awal mengingat jumlah peserta yang akan mengikuti kegiatan sangat besar.
“Melalui rapat ini kami menyinkronkan data peserta dengan kebutuhan teknis serta memastikan pembagian tugas setiap bidang berjalan optimal. Harapannya seluruh proses pelaksanaan PSR nanti berlangsung lancar tanpa kendala berarti,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia PSR GMIM 2026 Pnt dr Richard Sualang mengungkapkan bahwa progres persiapan panitia kini telah mencapai sekitar 80 persen.
“Dari segi teknis kita sudah di kisaran 80 persen kesiapannya. Sabtu, 4 Juli nanti akan dilaksanakan Technical Meeting sekaligus pencabutan nomor urut peserta di GMIM Bethesda Ranotana,” ungkap Sualang.
Wakil Wali Kota Manado itu menjelaskan, panitia masih menunggu kepastian jumlah peserta pada setiap kategori dari KPRS GMIM.
Data tersebut akan menjadi dasar dalam menyiapkan kebutuhan konsumsi maupun akomodasi bersama panitia lokal.
Ia juga mengajak seluruh pembina remaja GMIM untuk mempersiapkan para peserta secara maksimal sehingga dapat menampilkan kemampuan terbaik sebagai bentuk pelayanan dan memuliakan nama Tuhan.
Data panitia menunjukkan kategori Small Mixed Choir menjadi cabang yang paling diminati dengan total 1.397 peserta yang tergabung dalam 50 tim.
Posisi berikutnya ditempati kategori Big Mixed Choir dengan 1.342 peserta dari 30 tim.
Selain itu, kategori Tambourine Seri B diikuti 411 peserta dari 109 tim, kategori Equal Voice diikuti 351 peserta dari 14 tim, sedangkan kategori Baca Mazmur Madya diikuti 305 peserta perorangan.
Khusus lomba Baca Mazmur Madya, pelaksanaannya diperkirakan berlangsung selama tiga hari.
Melihat tingginya partisipasi remaja dari berbagai wilayah pelayanan, PSR GMIM 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi panggung kompetisi seni.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan iman, pengembangan talenta, sekaligus mempererat persekutuan dan kebersamaan remaja GMIM di seluruh wilayah pelayanan. (*)
Editor : Gregorius Mokalu