MANADOPOST.ID-Tidak mengalirnya air PDAM membuat resah masyarakat. Terlebih di wilayah Wenang, maupun Wanea.
Keluhan masyarakat tersebut direspon Anggota DPRD Manado, Monica Tambajong. Menurutnya, masyarakat mengeluhakan sudah seminggu tidak menikmati air PDAM.
Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Manado itu langsung menghubungi pihak PDAM untuk meneruskan keluhan masyarakat tersebut.
"Saya memang dapat banyak keluhan soal tak mengalirnya air PDAM. Kami langsung berkoordinasi dengan pihak PDAM. Kemudian langsung informasikan ke masyarakat terkait gangguan distribusi air akibat kebocoran pipa besar di wilayah Wanea yang berdampak pada terhentinya aliran air di sejumlah wilayah Kecamatan Wenang dan Wanea," ujar Monica.
Disampaikannya, laporan masyarakat telah diterima dan langsung ditindaklanjuti. Saat ini, dirinya terus berkoordinasi dan memantau penanganan bersama PDAM Kota Manado yang bekerja keras melakukan perbaikan sejak hingga tengah malam ini.
"Semoga proses perbaikan dapat segera diselesaikan, sehingga distribusi air bersih dapat kembali normal besok hari," ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Wanua Wenang Manado, Meiky Taliwuna menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena pelayanan air dari PDAM Manado belum maksimal untuk suplai air disebabkan oleh adanya pekerjaan perbaikan pipa 400mm yang berlokasi di Ranotana Weru.
"Sejumlah wilayah yang terdampak akibat perbaikan ini yakni Ranotana Weru, Pakowa, Rike, Jalan 17 Agustus, Teling Atas, dr Supit, Kilo 7, Bak 4, Winangun. Perbaikan ini juga berdampak ke air yang masuk ke Res Teling, yang menyebabkan belum bisa dioperasikan. Jadi wilayah yang terdampak Rss Teling yakni Kecamatan Wanea, sebagian Kecamatan Sario dan sebagian Kecamatan Wenang," jelasnya. (lak)
Editor : Livrando Kambey