Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Armada Pengangkut Sampah di Manado Masih Kurang, Pemkot Terus Perkuat Koordinasi Lintas Perangkat Daerah

Livrando Kambey • Selasa, 7 Juli 2026 | 17:58 WIB
Jimmy Gosal    Pontohwuisang Kakauhe
Jimmy Gosal          Pontohwuisang Kakauhe

 

MANADOPOST.ID-Persoalan penanganan sampah di Kota Manado menjadi salah satu materi yang terangkat dalam pembahasan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan TAPD, Selasa (7/7).

 

Anggota Banggar, Jimmy Gosal menyinggung soal kekuarangan armada pengangkut sampah yang menyebabkan beberapa kali terjadi penumpukan. 

 

"Ini kejadian sudah berulang-ulang soal keterlambatan pengangkutan sampah. Setengah hari saja tak diangkut, luar biasa penumpukan akan terjadi di setiap lingkungan," kata Gosal. 

 

Menurutnya, Pemkot Manado sangat kekurangan pengangkut sampah (motor), namun ternyata di dinas terkait tak ada penambahan unit. 

 

"Nah, kami mendorong agar bisa ada penambahan anggaran untuk unit motor pengangkut sampah. Supaya tidak terjadi penumpukan lagi di setiap wilayah di Kota Manado," ujar Gosal. 

 

Sama halnya juga disampaikan Anggota Banggar Dolfie Angkouw. Dirinya mengaku masih mendapati beberapa tempat sering terjadi terlambat dalam pengangkutan sampah. 

 

"Akhir-akhir ini Manado kurang sigap dalam rangka pengelolaan sampah. Kalau di Gorontalo itu ketika sudah ada aktivitas masyarakat, maka tidak terlihat lagi ada pengangkutan sampah di jam-jam yang padat. Kalau itu persoalannya ada di armada angkutan, maka ini perlu menjadi perhatian bersama," tandasnya. 

 

Sementara itu, Kepala Dinas DLH Pontohwuisang Kakauhe menyampaikan bahwa sampah tersebut di angkat dari rumah dengan motor sampah. Dan jumlah armada motor sampah ada 210 unit yang beroperasi. Dan untuk truk, ada 62 unit. 

 

Dia menjelaskan bahwa Pemkot Manado terus berupaya memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah. Terlebih dalam hal pengelolaan sampah guna menciptakan lingkungan kota yang bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.

 

Disampaikannya, dalam rapat koordinasi bersama Wakil Kota, Andrei Angouw belum lama ini, berbagai aspek pengelolaan lingkungan menjadi bahan evaluasi. 

 

Mulai dari pemeliharaan taman kota, kebersihan ruang publik, hingga efektivitas sistem pengelolaan sampah di seluruh wilayah Kota Manado. 

 

"Pak Wali Kota Manado menegaskan bahwa kebersihan kota merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kerja sama seluruh organisasi perangkat daerah. Karena itu, setiap instansi harus mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara maksimal agar pelayanan kepada masyarakat di bidang kebersihan dan penataan lingkungan terus meningkat," ujar Kadis. 

 

Tak hanya itu saja, sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengelolaan taman dan penanganan sampah ikut dibahas. 

 

Menurutnya, pembahasan tersebut mencakup optimalisasi pemeliharaan ruang terbuka hijau, peningkatan koordinasi di lapangan, serta upaya memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

 

Kadis DLH menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti apa yang menjadi arahan dan hasil evaluasi yang disampaikan Wali Kota. (lak)

Editor : Livrando Kambey
#sampah #MANADO #DPRD