MANADOPOST.ID-Salah satu korban terdampak kebakaran di Asrama Gabungan (Asgab) Pakowa Wanea yakni Oma Musu mengaku bersyukur karena bisa selamat dari musibah tersebut.
Paslanya, kondisi Oma Musu saat itu sangat memprihatinkan. Matanya memang sudah tak bisa melihat jelas, kaki tak bisa berjalan normal. Harus pakai tongkat.
Oma Musu menceritakan, ketika kebakaran terjadi, dia diangkat seperti benda mati dan harus melewatu pagar. Katanya seperti dilempar-lempar. Sebab api jelang magrib itu tiba-tiba datang dan besar sekali.
Karena badan yang besar, mata tak bisa melihat, kaki tak bisa berjalan bagus, sehingga dirinya ikhlas digotong. Pasca kejadian, Oma Musu mengalami kaki yang lebih bengkak, badan semua sakit, bekas lebam di tubuh. Belum lagi rumah terbakar habis dan tak menyisakan, kecuali baju di badan.
Dibalik kisahnya, Oma Musu cerita sebenarnya di hari itu anak dan suaminya akan meninggalkan dirinya sendiri di rumah untuk ke dokte sebelum magrib.
Oma Musu hanya akan dikunci dari luar rumah, karena memang sudah tidak bisa beraktivitas banyak. Namun tiba-tiba Oma Musu meminta anaknya agar nanti setelah sholat magrib baru mereka keluar rumah.
"Saya minta dibantu ambilkan air wudhu magrib nanti," ungkap Oma.
Ternyata penundaan itu ada hikmahnya. Kebakaran terjadi justru sesaat sebelum magrib ketika anak dan suami masih di rumah, saat Oma Musu belum dikunci sendirian dari luar rumah.
Oma Musu pun bersyukur diusia 66 tahun Allah menolongnya dari kebakaran bersama suami dan anaknya. Kini Oma Musu mengungsi di rumah Kakaknya yang juga sudah tua dan sakit.
Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Manado, Nur Amalia yang juga selaku anggota DPRD turun langsung dan menyapa Oma Musu serta keluarga. Bantuan pun diserahkan.
Personel Komisi 3 itu mengaku terharu mendengar cerita Oma Musu. Uang donasi yang dikumpulkan, diberikan ke Oma Musu dan keluarga. Selain itu juga ada bantuan sembako dan lainnya.
"Terima kasih kepada seluruh orang-orang baik, kader PKS yang telah menyisihkan waktu, tenaga, dan rezekinya. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal kebaikan. Dan para korban kebakaran diberikan kekuatan, kesabaran, serta segera dapat bangkit kembali," ungkapnya.
Dirinya bersama pengurus PKS Manado turun langsung membawa bantuan buat korban kebakaran tersebut pada Minggu (2/8).
Editor : Livrando Kambey