MANADOPOST.ID-Sejumlah aspirasi masyarakat di daerah pemilihan Tikala-Paal Dua disampaikan pada Ketua DPRD Manado, Aaltje Dondokambey, Kamis (6/8). Aspirasi tersebut dituangkan saat kegiatan reses yang digelar di salah satu cafe di wilayah Tikala.
Aspirasi masyarakat yakni terkait peningkatan infrastruktur fasilitas umum, perbaikan lingkungan, hingga persoalan kebersihan yang dinilai masih membutuhkan perhatian pemerintah.
Warga juga meminta bantuan mesin pemotong rumput, pembangunan kantor Kelurahan Banjir dan Taas, perbaikan drainase, peningkatan kualitas jalan lingkungan, serta penguatan pelayanan kesehatan dan bantuan sosial (bansos).
Pada kesempatan itu, Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Manado itu mengatakan bahwa apa yang disampaikan warga baik itu keluhan, masukan maupun aspirasi, akan menjadi bahan perjuangan DPRD dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.
"Setiap usulan yang disampaikan masyarakat akan kami catat dan kami kawal. Mana yang menjadi kewenangan pemerintah daerah akan kami dorong agar bisa menjadi prioritas, terutama yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat," kata Aaltje.
Ditekankannya, kegiatan reses bukan hanya sekadar agenda formal wakil rakyat saja. Namun merupakan sarana untuk memastikan kebijakan dan program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
"Reses memang memiliki keterbatasan waktu. Tetapi pintu komunikasi dengan masyarakat tetap terbuka. Dalam waktu dekat DPRD akan memasuki pembahasan Perubahan APBD Tahun 2026. Aspirasi yang memenuhi ketentuan akan kami perjuangkan agar dapat diakomodasi dalam pembahasan anggaran," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Aaltje menyerahkan bantuan lima unit mesin pemotong rumput kepada Kelurahan Tikala Baru dan Kelurahan Banjir. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan kerja bakti dan penataan lingkungan di wilayah setempat.
Tak hanya itu, dirinya pun masyarakat membangun budaya disiplin menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai maupun saluran air. (lak)
Editor : Livrando Kambey