MANADOPOST.ID-Masyarakat di Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget menyampaikan banyak keluhan dan aspirasi kepada Anggota DPRD Manado, Reza Rumambi.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan reses yang digelar, Sabtu (8/8) di Balai Kelurahan Paniki Bawah. Berbagai keluhan yang disampaikan yakni soal gorong-gorong, akses jalan pekuburan, penerangan lampu jalan, bantuan air untuk tanaman warga yang terancam gagal panen.
Selain itu juga perbaikan drainase, jalan paving untuk anak sekolah, renovasi kantor lurah, alternatif pembuatan jalan baru dan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu menerangkan bahwa terkait akses jalan pekuburan, dirinya akan cek di APBD 2027 apakah masih bisa masuk. Apa lagi aspirasi itu sudah beberapa kali diingatkannya ke pemerintah, namun belum juga terealisasi.
"Ini akan jadi aspirasi saya dan prioritas untuk akses jalan pekuburan. Termasuk juga dengan renovasi kantor lurah Paniki Bawah. Untuk bantuan air di lahan kebun jagung, kita akan coba cek wilayah yang membutuhkan. Apa lagi memang musim kemarau ini. Kami meminta
Lurah catat mana-mana yang perlu. Berapa luasnya. Itu akan dilakukan di waktu dekat ini karena musim kemarau," jelasnya didampingi Camat Mapanget, Deisy Kalalo serta Lurah Paniki Bawah.
Terkait gorong-gorong yang tersumbat. Dirinya bersama instansi terkait akan pelajari. Dalam wajtu dekat akan dilihat mana yang urgen.
"Memang ada kewenangan provinsi maupun kota. Tapi kalau sudah mengancam warga, maka ini akan jadi prioritas kami. Soal jalan alternatif baru, nanti sampaikan mana yang potensi untuk dibuat jalan baru. Memang ada prosedur yang harus dilewati. Namun ini usulan baik supaya tidak membahayakan anak sekolah," tuturnya.
Wakil Ketua Komisi 2 ini menyimpulkan, paling banyak yang mengusulkan tentang sarana prasarana jalan, kemudian penerangan jalan umum, dan juga ada bantuan pemerintah melalui sertifikat prona, kemudian juga mengenai akses-akses jalan yang ada di wilayah prioritas yaitu perkuburan di Kelurahan Paniki Bawah.
"Semuanya kami tampung aspirasi ini. Tapi akan kita lihat prioritas-prioritas yang sudah tertata dalam APBD di 2026 dan 2027.
Semua aspirasi ini bagi kami dan pemerintah Kota Manado berharap ini terwujud semua. Tapi sayangnya keterbatasan anggaran. Nah, sebagai anggota DPRD hak dan kewajiban kami untuk dapat melaksanakan semua aspirasi ini dengan semaksimal mungkin," jelasnya.
Dirinya berharap semua yang diusulkan bisa maksimal. Apalagi pihaknya bersama Dinas Perkim dan PU, serta pemerintah Kecamatan Mapanget, Kelurahan Paniki Bawah, sudah membuat tabel prioritas.
"Tabel-tabel prioritas bahwa ini usulan, masukan dan saran yang bisa lebih dulu. Kita berharap ini bisa terselesaikan dengan baik secara cepat dan tertata dalam APBD di Kota Manado," pungkasnya. (lak)
Editor : Livrando Kambey