MANADOPOST.ID-Anggota DPRD Kota Manado sekaligus Pengurus KAGAMA Sulawesi Utara, Monica Tambajong SE MBA menyampaikan apresiasi atas pengabdian mahasiswa KKN-PPM UGM Seri Bunaken 2026 yang telah melaksanakan berbagai program kerja selama 50 hari di Pulau Bunaken, Kota Manado.
Apresiasi tersebut disampaikan Monica saat menghadiri Audiensi Penarikan Tim KKN-PPM UGM, Senin (10/8) di Aula Kantor Inspektorat Sulut. Hal itu menjadi momentum untuk melepas sekaligus memberikan penghargaan atas kerja nyata para mahasiswa selama berada di tengah masyarakat.
Mengusung tema Akselerasi Pengembangan Blue-Green Economy melalui Diversifikasi Usaha Bahari, Peningkatan Literasi Kesehatan, Pemanfaatan Teknologi Adaptif, dan Pemberdayaan Komunitas dalam Upaya Mewujudkan Ketahanan Pulau Berbasis Eco-Marine di Kelurahan Bunaken dan Alung Banua, Kecamatan Bunaken Kepulauan, Kota Manado, Sulawesi Utara, tim KKN-PPM UGM menjalankan sebanyak 102 program kerja selama 50 hari.
Menurut Monica, kehadiran mahasiswa KKN-PPM UGM bukan sekadar menjalankan program akademik, tetapi telah menghadirkan kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Lima puluh hari mungkin terasa singkat. Tetapi begitu banyak hal yang telah dilakukan dan ditinggalkan oleh adik-adik KKN-PPM UGM di Bunaken. Bukan hanya program, tetapi juga pengalaman, pengetahuan, semangat, dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat,” ujar Monica.
Ia menilai berbagai kegiatan yang dilakukan telah menyentuh sejumlah sektor penting dalam pembangunan Pulau Bunaken. Mulai dari kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan pariwisata, pemanfaatan teknologi, hingga pelestarian lingkungan.
Monica berharap semangat pengabdian dan kolaborasi yang telah dibangun selama pelaksanaan KKN dapat terus berlanjut. Sehingga berbagai inovasi dan program yang telah dilakukan tidak berhenti ketika mahasiswa meninggalkan Bunaken.
“Yang paling penting adalah keberlanjutan. Semoga apa yang telah ditanamkan selama 50 hari dapat terus dirawat dan dikembangkan oleh masyarakat bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua KAGAMA Sulut selaku Kepala Inspektorat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Jemmy Stani Kumendong MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asisten I) Julises Oehlers, Kepala Bank Indonesia Sulut Joko Supratikno, Ketua KAGAMA Manado Kolonel Arh Djonlie Kaligis SPd MSi, serta jajaran Pemprov Sulut, Pemkot Manado dan Pengurus KAGAMA Sulut dan KAGAMA Manado.
Bagi Monica, pengabdian mahasiswa UGM di Bunaken menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dapat menghadirkan solusi yang relevan bagi kebutuhan daerah.
“Terima kasih kepada seluruh adik-adik KKN-PPM UGM Seri Bunaken 2026. Terima kasih telah datang bekerja, belajar bersama masyarakat, dan meninggalkan begitu banyak manfaat di Bunaken. Semoga pengalaman 50 hari ini menjadi bekal untuk terus mengabdi dan memberi arti di mana pun berada,” tuturnya.
"Pengabdian boleh berakhir, tetapi semangat kolaborasi dan manfaat yang telah ditanamkan di Bunaken diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Pulau Bunaken yang berkelanjutan," sambungnya. (lak)
Editor : Livrando Kambey