Lily Binti Desak DLH Manado Tambah Peralatan Penanganan: Jangan Tunggu Pohon Tumbang Baru Bertindak

Livrando Kambey • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:27 WIB
Lily Binti, SE
Lily Binti, SE

 

MANADOPOST.ID-Persoalan kesiapan peralatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado mendapat sorotan dalam pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026, Rabu (19/8) di DPRD.

Anggota DPRD Kota Manado, Lily Binti mendorong Pemerintah Kota Manado melalui DLH untuk menambah peralatan operasional, khususnya mesin sensor dan kendaraan crane. 

Menurutnya, keterbatasan alat dapat menghambat respons cepat pemerintah ketika terjadi kondisi darurat di lapangan.

Dalam rapat tersebut, Lily terlebih dahulu mempertanyakan jumlah mesin sensor yang saat ini dimiliki DLH Kota Manado.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kepala DLH Manado menyampaikan bahwa saat ini hanya 6 unit mesin sensor yang masih beroperasi, sementara sejumlah unit lainnya mengalami kerusakan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Lily. Ia mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan penambahan unit baru maupun pengadaan mesin sensor, mengingat kebutuhan pemangkasan pohon di berbagai wilayah Kota Manado cukup tinggi.

“Kalau ada pohon atau ranting yang perlu dipotong, kita membutuhkan mesin yang memadai,” ujar Lily dalam rapat tersebut.

Menurutnya, kebutuhan peralatan semakin mendesak mengingat kondisi cuaca ekstrem yang belakangan berpotensi meningkatkan risiko pohon maupun ranting tumbang.

"Pohon tumbang bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat. Ranting besar yang patah dan pohon yang tumbang dapat mengganggu lalu lintas hingga membahayakan pengendara maupun warga yang beraktivitas di sekitar lokasi," terangnya.

Selain mesin sensor, politisi dari dapil Wenang-Wanea itu mempertanyakan kesiapan kendaraan crane yang dimiliki DLH.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini hanya dua unit crane yang beroperasi untuk melayani kebutuhan penanganan di seluruh wilayah Kota Manado.

Dirinya pun mendorong agar kebutuhan pengadaan crane turut mendapat perhatian dalam pembahasan anggaran perubahan 2026.

Baginya, pengadaan peralatan bukan sekadar menambah aset pemerintah. Ketersediaan armada dan peralatan yang memadai harus berbanding lurus dengan kecepatan pelayanan kepada masyarakat.

"Apalagi, ketika cuaca ekstrem terjadi, pemerintah dituntut mampu bergerak cepat menangani pohon tumbang, ranting berbahaya maupun kondisi lain yang berpotensi mengancam keselamatan warga.

Makanya kami usulkan tambah anggaran belanja alat crane. Kemudian mesin sensor juga ditambah,” tegas Lily. (lak)

Editor : Livrando Kambey
MANADO DPRD Lily Binti