SMP Negeri 10 Manado Bertahun-tahun Tak Berbenah, Wajah Sekolah di Gerbang Kota Jadi Sorotan

Livrando Kambey • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:37 WIB
Jimmy Gosal
Jimmy Gosal

 

MANADOPOST.ID-Kondisi SMP Negeri 10 Manado di Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, mendapat sorotan tajam dari Ketua Komisi IV DPRD Kota Manado, Jimmy Gosal.

Dalam pembahasan antara Banggar DPRD dan TAPD, Rabu (19/8), Gosal menyampaikan pendapatnya bahwa sudah saatnya Pemerintah Kota (Pemkot) Manado memberi perhatian serius terhadap kondisi sekolah yang berada tidak jauh dari kawasan Bandara Sam Ratulangi tersebut. 

Pasalnya, sejak dibangun hingga tahun 2026, menurut dia, hampir tidak terlihat adanya pembenahan maupun pembaruan signifikan terhadap wajah sekolah.

“Setahu saya, SMP Negeri 10 itu dari awal pembangunannya, sekarang sudah tahun 2026, tidak pernah satu pun ada pembenahan atau pembaharuan wajah dari sekolah itu,” tegas Gosal.

Sorotan tersebut semakin kuat karena SMP Negeri 10 merupakan salah satu sekolah dengan jumlah peserta didik yang cukup besar. Artinya, kondisi sarana dan tampilan lingkungan sekolah semestinya menjadi perhatian pemerintah, bukan dibiarkan tanpa pembaruan selama bertahun-tahun.

Gosal mengungkapkan, usulan untuk melakukan perubahan wajah SMP Negeri 10 sebenarnya sudah beberapa kali disampaikan. Namun hingga kini, pembenahan tersebut belum juga terealisasi.

Ia mempertanyakan alasan pemerintah belum memberikan perhatian terhadap sekolah tersebut, terlebih kebutuhan anggaran untuk pembenahan dinilai tidak terlalu besar dibandingkan manfaat yang akan diberikan.

“Saya pikir anggarannya kan tidak begitu besar,” ujarnya.

Menurut Gosal, posisi SMP Negeri 10 juga memiliki nilai strategis. Sekolah tersebut berada di kawasan yang menjadi salah satu pintu masuk Kota Manado melalui Bandara Sam Ratulangi.

“Ketika orang mendaratkan kakinya keluar dari bandara, yang terlebih dahulu ditemui itu yakni SMP 10. Itu agak menjadi perhatian kita,” katanya.

Karena itu, ia mendorong Pemkot Manado tidak lagi menunda pembenahan sekolah tersebut. Menurutnya, wajah fasilitas pendidikan juga mencerminkan keseriusan pemerintah dalam membangun kualitas pendidikan sekaligus menata kawasan perkotaan.

Gosal menegaskan, pembenahan SMP Negeri 10 bukan semata-mata soal mempercantik tampilan bangunan. Lebih dari itu, pemerintah perlu memastikan peserta didik mendapatkan lingkungan belajar yang layak, representatif dan mampu memberikan rasa nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

“Jangan sampai sekolah yang berada di kawasan strategis justru terlihat tertinggal dan tidak tersentuh pembenahan,” tegasnya.

Ia berharap usulan pembaruan SMP Negeri 10 dapat menjadi perhatian dalam perencanaan anggaran pemerintah daerah. Jangan sampai, kata Gosal, pembenahan baru dilakukan setelah kondisi sekolah semakin memprihatinkan. (lak)

Editor : Livrando Kambey
SMP negeri MANADO DPRD