Beta Gibran Sulut: PDAM Manado Jangan Hanya Perbaiki Pipa Saja, Tapi Harus Cegah Kerusakan Berulang

Livrando Kambey • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 21:40 WIB
Perbaikan yang dilakukan PDAM Wanua Wenang di salah satu lokasi di Manado
Perbaikan yang dilakukan PDAM Wanua Wenang di salah satu lokasi di Manado

 

MANADOPOST.ID-Persoalan gangguan distribusi air PDAM Wanua Wenang dinilai tidak cukup diselesaikan dengan pola 'pipa pecah lalu diperbaiki'.

Wakil Sekretaris Beta Gibran Sulut, Dior Audio, meminta Direksi PDAM melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap jaringan distribusi yang berulang kali mengalami gangguan.

“Kalau kejadian pipa pecah dan gangguan distribusi terus berulang sejak 2022, seharusnya sudah ada langkah pencegahan. Jangan hanya diperbaiki ketika rusak. Harus dicari akar masalahnya dan dibuat program preventive maintenance,” ujar Dior.

Ia menilai riwayat pengaduan masyarakat seharusnya menjadi database untuk menentukan titik-titik jaringan yang paling bermasalah. Sebuah penelitian mengenai pelayanan pelanggan PDAM Wanua Wenang mencatat 1.989 Job Order pengaduan pada Juli 2023–Juni 2024, dengan 1.882 terealisasi dan terdapat selisih 107 Job Order yang belum terealisasi.

“Data pengaduan jangan hanya menjadi angka. Harus dianalisis: lokasi mana yang berulang, jenis kerusakannya apa, berapa lama penyelesaiannya, dan jaringan mana yang harus segera diganti. Kalau masalah yang sama terus terjadi, berarti ada persoalan sistem yang belum diselesaikan,” paparnya.

Menurut Dior, PDAM perlu memiliki peta jaringan kritis, database usia dan riwayat kerusakan pipa serta prioritas penggantian jaringan, sehingga tidak terus-menerus bekerja dalam pola pemadaman masalah.

Ia juga meminta Pemerintah Kota Manado mengevaluasi apakah kinerja Direksi PDAM sudah benar-benar sejalan dengan visi Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang dalam mempercepat pelayanan dasar masyarakat.

“Ini bukan persoalan pribadi. Ukurannya adalah kinerja. Kalau Dirut masih yakin mampu, buktikan dengan perbaikan yang nyata dan terukur. Tetapi kalau memang sudah tidak sejalan dengan visi dan target pemerintah kota, sebaiknya berjiwa besar untuk mundur secara terhormat. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban dari pelayanan yang tidak maksimal,” katanya.

Dior menegaskan, masyarakat tidak membutuhkan alasan yang terus berulang.

 

“Yang dibutuhkan warga sederhana: air mengalir, tekanannya memadai, gangguan berkurang, dan ketika terjadi masalah ada kepastian penyelesaian," (lak)

Editor : Livrando Kambey
gibran pdam MANADO