MANADOPOST.ID-Air mata perjuangan keluarga kurang mampu di Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea, akhirnya berbuah harapan.
Egin dan Elsi, dua bersaudara yang sempat harus meninggalkan bangku sekolah karena keterbatasan ekonomi, kini kembali mengenakan seragam dan menatap masa depan.
Kisah mereka sempat terhenti bukan karena tak ingin belajar, tetapi karena keadaan keluarga yang tak lagi mampu memenuhi kebutuhan sekolah.
Di tengah keterbatasan itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Manado, Jimmy Gosal, datang melihat langsung kondisi keluarga tersebut.
Kunjungan itu menjadi awal terbukanya kembali jalan pendidikan bagi Egin dan Elsi.
Gosal tidak hanya mendengarkan keluh kesah keluarga, tetapi juga mendorong agar kedua anak tersebut segera kembali bersekolah.
Bantuan perlengkapan sekolah turut diberikan, sementara kebutuhan hunian keluarga diperjuangkan melalui koordinasi dengan sejumlah instansi.
“Puji Tuhan, hari ini Egin dan Elsi bisa masuk sekolah setelah sempat putus sekolah karena ekonomi keluarga yang tidak mampu lagi untuk membiayai sekolah mereka,” ujar Gosal, Senin (31/8).
Keluarga tersebut diketahui berada dalam kondisi sulit. Sang ayah merupakan orang tua tunggal yang harus menghidupi empat anak.
Satu anak telah diadopsi oleh pemilik usaha bengkel tempat sang ayah membantu bekerja.
Satu anak lainnya telah dibawa ke Sangihe dan mendapat penanganan pemerintah setempat.
Sementara Egin dan Elsi sempat harus menelan kenyataan pahit: sekolah mereka terhenti karena biaya.
Melihat kondisi itu, Gosal kemudian berkoordinasi dengan Dinas Perkim, P3A dan Dinas Sosial. Berbagai kebutuhan mulai dari seragam, perlengkapan sekolah hingga dukungan terhadap tempat tinggal diupayakan agar kedua anak tersebut dapat kembali belajar dengan layak.
Kini, halaman baru kehidupan Egin dan Elsi kembali terbuka. Seragam kembali dikenakan. Buku kembali dibuka. Bangku sekolah kembali menjadi tempat mereka menaruh mimpi.
Bagi dua bocah itu, kembali ke sekolah mungkin terlihat sederhana. Namun bagi keluarga mereka, itu adalah sebuah harapan besar yang nyaris padam karena himpitan ekonomi.
Gosal pun menitipkan pesan agar keduanya tidak menyerah pada keadaan.
“Tetap semangat, adik-adikku. Gantungkan cita-citamu setinggi langit, bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang," ucap Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan itu.
Kedua bocah itu kini bersekolah di SD 93 Teling Atas, Manado. (lak)
Editor : Livrando Kambey