MANADOPOST.ID-Internal Partai Golkar Kota Manado mulai menunjukkan tanda-tanda memanas. Meski jadwal pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) belum dipastikan, aroma persaingan perebutan kursi Ketua DPD II Golkar Manado mulai terasa, termasuk di tubuh Fraksi Golkar DPRD Kota Manado.
Posisi Ketua Golkar Manado yang saat ini diduduki Meikel Damopolii alias Teba disebut menjadi salah satu titik panas dalam dinamika internal partai.
Seorang sumber internal yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut persaingan internal mulai terasa di DPRD Manado.
"Ramai ini. Karena kader di Fraksi Golkar lagi tegang. Biasalah, persaingan merebut Ketua Golkar Manado. Jadi situasi di dalam internal Golkar Manado tidak baik," beber sumber tersebut, Kamis (3/9).
Situasi semakin menjadi sorotan setelah belakangan muncul berbagai isu miring yang dikaitkan dengan Teba. Isu yang beredar di antaranya tudingan terkait proyek, aktivitas pertambangan, hingga isu kehidupan pribadi.
Namun, seluruh tudingan tersebut belum terbukti dan tidak dapat dianggap sebagai fakta tanpa adanya bukti maupun klarifikasi resmi dari pihak terkait.
Teba sendiri memilih tidak terpancing. Wakil Ketua DPRD Kota Manado itu menilai munculnya berbagai isu menjelang Musda merupakan bagian dari dinamika politik.
"Ya biasalah, jelang Musda begini. Macam-macam cara untuk menjatuhkan saya," ungkap Teba di kompleks kantor DPRD Manado.
Ia mengaku sudah mengetahui pihak-pihak yang diduga berada di balik berbagai serangan tersebut. Namun, Teba memilih tidak memperpanjang persoalan.
"Begitu kalau berpolitik. Saya sudah tahu siapa di balik semua ini. Tapi ini hal biasa dalam berpolitik. Sudah berkali-kali ada yang ingin menjatuhkan saya dengan berbagai isu miring. Tapi, kalau memang tidak benar, kenapa saya harus tanggapi berlebihan," ujarnya.
Menurut Teba, arena sesungguhnya bukan berada pada perang isu, melainkan dalam forum Musda ketika seluruh dinamika internal akan diuji secara terbuka.
"Jadi, kita lihat saja nanti di Musda. Di situ tempat bertarung yang sebenarnya," sambungnya.
Dengan Musda yang belum memiliki kepastian jadwal, dinamika di internal Golkar Manado diperkirakan masih akan terus bergerak.
Bahkan terinformasi, ada pihak-pihak yang mencoba mempertanyakan surat keputusan kepengurusan Golkar di Kesbangpol Manado. (lak)
Editor : Livrando Kambey