MANADOPOST.ID-Krisis air bersih di wilayah kepulauan Kota Manado terus mendapat perhatian. Bantuan air bersih sebanyak 72.000 liter dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI kembali disalurkan kepada masyarakat di Pulau Manado Tua 2, Kamis (3/9).
Camat Bunaken Kepulauan, Immanuel Mandak, mengatakan, bantuan tersebut berhasil menjangkau dua titik yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.
Penyaluran pertama dilakukan di Lingkungan 3, Dermaga Bualo. Sementara sisa air kemudian dibawa ke titik kedua, yakni Dermaga Negeri, Lingkungan 1.
Menurut Mandak, distribusi ke Dermaga Negeri sebelumnya cukup sulit dilakukan karena tidak tersedia dermaga yang memungkinkan kapal merapat. Namun, kondisi tersebut dapat diatasi dengan penggunaan selang sepanjang sekitar 200 meter.
"Walaupun kapal Pajeko berada di ujung tebing karang, dengan selang sepanjang 200 meter bisa menjangkau masyarakat yang ada di pantai," ujar Mandak.
Dengan metode tersebut, bantuan air bersih akhirnya dapat disalurkan kepada masyarakat di dua lokasi. Mandak menyebut masyarakat sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan pemerintah melalui Kementerian PU RI.
"Sehingga tadi sudah terlayani di dua lokasi dan masyarakat sangat berterima kasih atas bantuan dari Kementerian PU RI," katanya.
Disampaikannya, sudah tiga kali bantuan air masuk ke Manado Tua. Mandak mengungkapkan, bantuan air bersih yang masuk ke Pulau Manado Tua kali ini merupakan bantuan ketiga dalam beberapa waktu terakhir.
Bantuan pertama datang pada Jumat dari Polairud Polda Sulawesi Utara dengan volume mencapai 72.000 liter.
Kemudian pada Selasa, bantuan kembali datang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan sebanyak 8.000 liter.
Terbaru, bantuan dari Kementerian PU RI sebanyak 72.000 liter kembali disalurkan untuk masyarakat Manado Tua 2.
Sementara itu, untuk masyarakat di Pulau Bunaken, bantuan air bersih juga terus disalurkan. Sejak tanggal 11, 18, hingga bantuan terbaru, Pemerintah Kota Manado melalui dukungan PELNI menggunakan Kapal Gandha Nusantara menyalurkan air bersih ke Pulau Bunaken.
Setiap perjalanan, kapal tersebut membawa sekitar 20.000 liter air bersih untuk kebutuhan masyarakat.
Ditegaskannya, kelancaran penyaluran bantuan tidak lepas dari koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi.
Menurutnya, koordinasi tersebut dilakukan di bawah arahan langsung Gubernur Sulawesi Utara melalui sebuah grup komunikasi khusus yang menangani kebutuhan air bersih di wilayah Pulau Manado Tua dan Bunaken.
"Jadi berkat koordinasi dengan Provinsi di bawah arahan langsung Gubernur, maka ada grup WA untuk penanganan air di Pulau Manado Tua dan juga Bunaken," jelasnya.
"Kami dari wilayah tetap standby, bila ada instansi atau pihak-pihak yang akan membawa bantuan, kami untuk menyosialisasikan, menginformasikan ke masyarakat agar supaya bantuan yang datang dapat langsung diterima oleh masyarakat," pungkasnya. (lak)
Editor : Livrando Kambey