Sekretaris P/KB GMIM Beri Imbauan, Pesan Duka dan Suara Kasih Persaudaraan Soal Kejadian Pnt Tommy

Livrando Kambey • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 11:56 WIB
Pnt Reza Rumambi
Pnt Reza Rumambi

 

MANADOPOST.ID-Sekretaris Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM, Pnt Reza Rumambi mengajak seluruh warga GMIM untuk menahan diri, menjaga perkataan dan tindakan menyusul peristiwa pengeroyokan yang mengakibatkan meninggalnya salah seorang Pelayan Khusus, Penatua Tommy Wagiu.

Reza menyampaikan, keluarga dan seluruh warga GMIM saat ini sedang berada dalam suasana duka. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga hati serta tidak memperkeruh suasana dengan tindakan maupun informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Sebagai Pria/Kaum Bapa GMIM, kita harus menjadi orang-orang yang berdiri paling depan untuk menyuarakan kasih dan persaudaraan bahkan persatuan,” ujar Reza, Senin (14/9).

Menurutnya, warga gereja dipanggil untuk menjadi pembawa damai sekaligus penyejuk di tengah situasi yang tidak mengenakkan bagi semua pihak.

Reza juga meminta agar setiap persoalan yang berkaitan dengan pelanggaran hukum diserahkan kepada proses hukum yang berlaku. 

“Yang melakukan pelanggaran hukum, maka kami mendukung penuh diproses segera dan terbuka oleh aparat penegak hukum, sambil tetap menjaga jangan ada tindakan yang membuat luka semakin dalam, jangan ada provokasi, dan jangan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa gereja harus menjadi sumber kesejukan dan kedamaian, sekaligus menghadirkan teladan Tuhan Yesus di tengah masyarakat.

Reza menilai, dalam situasi duka seperti saat ini, keluarga yang ditinggalkan membutuhkan penghiburan, penguatan dan dukungan dari seluruh warga.

Reza mengajak warga GMIM membuktikan iman bukan hanya melalui ibadah, tetapi juga melalui sikap nyata dalam menghadapi persoalan. 

"Firman Tuhan berkata; 'Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.' Iman kita bukan hanya terlihat ketika kita beribadah, tetapi juga ketika kita mampu menahan diri, mengampuni, menjaga persaudaraan, dan memilih jalan damai di tengah persoalan,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga persaudaraan, keamanan dan kedamaian di Kota Manado serta Sulawesi Utara.

“Mari kita jaga persaudaraan, jaga Kota Manado dan Sulawesi Utara,” ajaknya.

Reza berharap Tuhan memberikan penghiburan kepada keluarga yang berduka, hikmat kepada seluruh pihak, serta memampukan warga untuk menjadi alat perdamaian.

“Tuhan kiranya memberi penghiburan kepada keluarga yang berduka, memberi hikmat kepada semua pihak, dan memampukan kita menjadi alat perdamaian-Nya. Tuhan memberkati kita semua,” kuncinya. (lak)

Editor : Livrando Kambey
GMIM MANADO Peristiwa